KPK Panggil Sejumlah Kader Golkar Terkait E KTP - Realita Rakyat
Connect with us

Nasional

KPK Panggil Sejumlah Kader Golkar Terkait E KTP

Published

on

Jakarta,Realitarakyat.com.- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini dijadwalkan kembali memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Sejumlah saksi-saksi yang dipanggil oleh penyidik KPK kebetulan semuanya merupakan politikus atau kader Partai Golkar.

 

Kasus Tipikor yang dimaksud adalah berkaitan dengan proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Nasional yang berbasis elektronik atau e-KTP. Hingga saat ini penyidik KPK telah menetapkan sejumlah tersangka terkait e-KTP, di antaranya adalah Irman, Sugiharto, Andi Agustinus alias Andi Narogong, Markus Mari dan juga Setya Novanto.

Berdasarkan fakta dilapangan ,sedikitnya ada 3 orang kader Partai Golkar yang datang ke KPK, di antaranya Agun Ginandjar, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Rudy Alfonso Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Partai Golkar. Selain itu juga ada Chaeruman Harahap, mantan Ketua Komisi II DPR RI.

Sementara itu Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi wartawan di Gedung KPK belum bersedia memberikan keterangan secara detil terkait pemanggilan sekaligus pemeriksaan terhadap sejumlah kader Partai Golkar. Namun dirinya memastikan bahwa ketiga orang tersebut datang ke Gedung KPK dalam kapasitasnya sebagai saksi.

“Penyidik KPK hari ini memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek pengadaan KTP elektronik. Ini merupakan rangkaian pemeriksaan lanjutan untuk mendalami dan menggali keterangan yang sudah pernah disampaikan sebelumnya,” kata Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Febri menambahkan bahwa pemanggilan sejumlah saksi-saksi tersebut sebagai bagian dari strategi penyidik KPK terkait pemyelidikan dan pengembangan dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Menurut laporan KPK, proyek tersebut berpotensi merugikan anggaran keuangan negara yang diperkirakan mencapai 2,3 triliun rupiah. Padahal total anggaran proyek pengadaan e-KTP mencapai 5,9 triliun rupiah.

Hingga pukul 11:15 WIB, ketiga orang saksi tersebut masih menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait kasus perkara proyek pengadaan e-KTP. Sementara itu Febri rupanya masih enggan atau belum bersedia memberikan keterangan terkait apa saja sebenarnya materi yang akan ditanyakan oleh pihak penyidik KPK kepada ketiga saksi tersebut.(A Fahmi)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasional

Sikapi Pembuat Sertifikat UKW Palsu, PWI Pusat Dorong Dewan Pers Proses Secara Hukum

Published

on

Continue Reading

Nasional

Jokowi Ingin Contoh Korsel Lacak Positif Corona Pakai GPS

Published

on

Continue Reading

Nasional

Jokowi Targetkan Uji Spesimen Covid-19 Jadi 20.000 per Hari

Published

on

Continue Reading
Loading...