Connect with us

Nasional

Diperkirakan 7 Juta Rakyat Indonesia Tidak Bisa Ikut Pemilu di 2019 Mendatang

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com. – Diprediksikan sekitar 7 juta jiwa terancam tak bisa ikut ajang demokrasi Pemilu 2019 mendatang. Hal itu disampaikan Mendagri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Dia berharap masyarakat yang sampai saat ini belum merekam data kependudukan untuk kepentingan penerbitan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) segera melakukannya.

Diketahui, hingga kini, dari sekitar 189 juta wajib e-KTP, masih ada tujuh juta jiwa yang belum melakukan perekaman.

“Pemerintah akan terus berupaya, tetapi berharap masyarakat juga ikut proaktif (melakukan perekaman). Mungkin yang tinggal di apartemen, di kota-kota besar, yang tugas belajar atau ada keperluan hingga tinggal di luar negeri ikut proaktif,” kata Tjahjo.

Menurutnya, warga yang belum melakukan perekaman terancam kehilangan hak pilihnya. Sebab, kemungkinan besar basis data pemilih pada Pemilu 2019 menggunakan data kependudukan berbasis elektronik.

“Nanti petugas penyelenggara pemilu harus tegas. Yang terdaftar di TPS (tempat pemungutan suara) harus punya e-KTP, memastikan yang bersangkutan tinggal di situ,” imbuhnya.(Iwan K)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasional

Pemerintah Akan Berikan Bantuan Rp 20 Juta Bagi Rumah Yang Hilang dan Rusak Akibat Diterjang Arus Sungai Citarum

Published

on

Continue Reading

Nasional

Usai Dari NTT, Jokowi Langsung Tinjau Tanggul Citarum Yang Jebol di Bekasi

Published

on

Continue Reading

Headline

Putra Asli Papua Brigjen Pol Mathius D Fakhiri Akan Dilantik Menjadi Kapolda Papua

Published

on

Continue Reading
Loading...