Inilah Persyaratan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja - Realita Rakyat
Connect with us

Nasional

Inilah Persyaratan Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja

Published

on

Jakarta, Realitarakyat.com. – Pendaftaran calon PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) dari honorer K2 (kategori dua) akan digelar Februari mendatang. Kriteria apa saja yang akan digunakan, saat ini tengah digodok pemerintah bersama sekretaris daerah se Indonesia.

“Kriterianya masih sementara kami bahas dengan para sekda. Kalau kami tetapkan, takutnya malah memberatkan daerah,” kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana kepada Wartawan, Kamis (24/1).

Meski begitu, Bima mengatakan syarat umum yang harus dipenuhi honorer K2 adalah masa pengabdian tidak boleh putus. Artinya, sejak diangkat sampai hari ini masih bekerja.

“Tidak boleh misalnya bekerja sampai pertengahan 2018, kemudian berhenti, terus lanjut lagi di Januari 2019. Itu sama saja terputus. Yang dimaksud di sini tidak ada jeda, jadi harus berkelanjutan,” terangnya.

Soal masa pengabdian dan usia honorer K2 dalam penentuan prioritas tahapan pertama rekrutmen PPPK, Bima mengatakan, akan dibahas bersama daerah. Apakah pemda ingin yang diangkat pertama adalah usia-usia kritis (mendekati pensiun) atau diacak.

“Kami akan lihat keinginan daerah seperti apa. Yang pasti data 75 ribu honorer K2 sudah valid dan tinggal diumumkan untuk mengikuti tes PPPK,” terangnya.

Dia menambahkan, 75 ribu honorer K2 yang akan diangkat tahap pertama ini sudah dicek by name by adress. Contohnya guru, sudah dicek sekolahnya di mana, mengabdi sejak kapan, dan tidak putus.

“Jadi meski usianya kritis kalau masa pengabdiannya terputus ya tidak bisa diakomodir,” tandasnya.

Tahun ini pemerintah akan mengangkat 150 ribu PPPK dari honorer K2. Tahap pertama diangkat 75 ribu untuk formasi jabatan guru, penyuluh pertanian, dan tenaga kesehatan. Sisanya diangkat pascapilpres.

Persyaratan Pendaftaran PPPK 
 
Dalam pasal tersebut, dijelaskan beberapa persyaratan untuk menjadi calon PPPK. Ada 8 persyaratan yang ditetapkan.
  1. Usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  2. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara dua tahun atau lebih.
  3. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta.
  4. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis.
  5. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan.
  6. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan.
  7. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar.
  8. persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK (pejabat pembina kepegawaian). (Willy)
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasional

Kemenhub Akui Banyak Pemudik yang Lolos Lewat “jalan tikus”

Published

on

Continue Reading

Nasional

Gugus Tugas Covid 19 Ubah Syarat Orang Pergi Selama Pandemi

Published

on

Continue Reading

Headline

Update Corona 27 Mei: Pasien Positif Covid-19 Bertambah 686 Jadi 23.851 Orang, 6.057 Sembuh, 1.473 Meninggal

Published

on

Continue Reading
Loading...