Connect with us

Hukum

Mortir Sepanjang Satu Meter Ditemukan Operator Eksa

Published

on

foto: bom mortir (dalam tumpukan batu) yang ditemukan operator eksavator
Kupang, realitarakyat.com – Warga Desa Oeltua, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Jumat (26/7) dihebohkan dengan penemuan bom jenis mortir sepanjang satu meter.

Bom jenis mortir ditemukan di RT 24/RW 10, Desa Oeltua, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, pertama kali ditemukan oleh operator eksavator sekitar pukul 16:00 wita.

Kapolsek Kupang Tengah, AKBP Berta Hangge mengatakan pihaknya mendapatkan informasi keberadaan bom berjenis mortir tersebut dari Kapospol setempat.

Menurut Kapolsek Kupang Tengah ini, bom sepanjang satu meter dengan berat kurang lebih 50 Kg ini pertama kali ditemukan oleh operator eksavator ketika menggali tanah.

“Ditemukan saat sopir eksa gali tanah. Pas mau gali batu langsung muncul barang itu, dia kemudian lapor ke RT dan Kepala Desa,” kata Kapolsek.

“Saat ditemukan belum diketahui pasti apakah masih aktif atau tidak, barangnya masih diperiksa tim jihandak Brimob Polda NTT,”tambah Kapolsek.

Sementara Yusten Saeketu (35), sopir eksa yang menemukan bom tersebut, mengaku awalnya dia hendak menggali material untuk pembangunan jalan jalur 40.

“Saya gali batu. Saat itu barang itu muncul. Saya penasaran saya liat begini tutupannya masih ada. Saya kaget, ini bom ini,” tuturnya.

Saat itu juga, dirinya langsung menyampaikan ke RT dan kepala desa setempat.

Kepala Desa Oeltua, Daniel Mananel yang juga ada di lokasi kejadian menjelaskan, saat dirinya tiba di TKP pukul 17.00 Wita, warga sudah banyak yang kumpul untuk melihat.

“Menurut cerita nenek moyang saya. Di sini dulu ada 7 pos penjaga milik Belanda yang tugasnya menjaga Bandara. Tahun 1942, Jepang menyerangnya pakai bom. Barangkali ini sisa bom yang saat itu belum sempat meledak” tuturnya.

Ia menambahkan masyarakat atau pekerja harus berhati-hati karena kemungkinan masih ada bom lainnya.(rey)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

KPK Geledah Kantor DPRD Jabar

Published

on

Continue Reading

Hukum

Polisi Periksa 20 Saksi dalam Kasus Swab Test Rizieq

Published

on

Continue Reading

Hukum

Polri Bakal Tindak Tegas Kelompok yang Ingin Pisahkan Papua dari NKRI

Published

on

Continue Reading
Loading...