Dinas Perikanan Pandeglang Beri Peringatan Masyarakat soal Sampah Plastik - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Dinas Perikanan Pandeglang Beri Peringatan Masyarakat soal Sampah Plastik

Published

on

Pandeglang, Realitarakyat.com – Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Banten, memberikan peringatan kepada masyarakat untuk memperhatikan sampah, utamanya yang berbahan plastik.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan, Kabupaten Pandeglang, Wowon Dirman dalam acara tahunan, ruatan laut Carita, Rabu (4/9/2019).

“Banyak kuliner-kuliner yang menghasilkan sampah plastik. Diupayakan selesai ini jangan sampai dibuang ke mana saja, agar dibuang di tempatnya,” kata dia.

Acara yang digelar di lingkungan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Carita ini dihadiri ribuan nelayan dan masyarakat. Kepada yang hadir, Kadis Perikanan, mengatakan jika ruatan laut yang digelar setiap setahun sekali dapat memikat para wisatawan yang berkunjung, kemudian tradisi yang sudah puluhan tahu itu dapat mengedukasi nelayan untuk menjaga ekosistem laut.

“Nelayan juga tidak hanya bersyukur (melalui ruatan laut) tetapi juga bagimana dia juga tidak merusak ekosistem.”

Ruatan laut digelar sejak tadi pagi tadi. Kegiatan tersebut upaya untuk menjaga tradisi nelayan setempat yang telah berlangsung selama puluhan tahun, sebagai bentuk syukur kepada tahun atas rejeki yang diberikan kepada para nelayan.

“Sudah sejak 30 tahun lalu pesta laut ini kami lakukan. Karena hal ini menjadi tradisi kami sebagai warga nelayan,” kata Ketua Panitia Didi Syarif.

Dalam ruatan tersebut, para nelayan menyiapkan perahu yang sudah dihias. Ada satu perahu yang khusus membawa kepala kerbau, di belakang perahu pengangkut kepala kerbau, ada puluhan perahu nelayan juga ikut serta mengiring ke tengah laut.

Perahu yang telah dilarung lalu menjadi rebutan para nelayan. Para nelayan percaya darah kerbau yang dilarung membawa berkah dan mampu menolak bala. Sebelum perahu yang membawa kepala kerbau tersebut dibuang ke tengah laut, para sesepuh terlebih dahulu memanjatkan doa. Mereka berharap bisa mendapat rezeki yang lebih banyak lagi di tahun mendatang.

“Ruwat laut merupakan bentuk syukur hasil tangkapan ikan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikannya lewat hasil laut yang selama ini didapat,” kata Didi.

Sementara, Kepala Desa Carita, Ganda Wijaya mengatakan, tradisi ruatan laut ini sudah menjadi kebiasaan warga nelayan. Kades melihat, warga nelayan cukup antusias mengikuti pesta laut tersebut.

“Dalam pesta laut ini tidak hanya seremoni pembuangan kepala kerbau saja. Namun dilakukan beberapa kegiatan lainnya, mulai dari pentas wayang kulit, istigosah dan kegiatan lain yang memeriahkan pesta laut,” kata dia. [ipg]

Daerah

Relawan PMI Kota Sukabumi Gugur Saat Jalankan Tugas Kemanusiaan

Published

on

Relawan PMI Kota Sukabumi, Lilik Suhaeli, semasa hidup (mendorong kursi roda) saat memberikan pertolongan kepada warga. (foto: ant)
Continue Reading

Daerah

Kemarin, Surabaya dan Kabupaten Probolinggo Tertinggi Kasus COVID-19

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Daerah

Terkait Aduan Kualitas Beras Bansos, Bupati Bogor Konfrontir Bulog dengan Disperdagin

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading
Loading...