Bashir Sembunyikan Uang Jutaan Uero di Istana - Realita Rakyat
Connect with us

Luar Negeri

Bashir Sembunyikan Uang Jutaan Uero di Istana

Published

on

Bekas Presiden Sudan, Omar al-Bashir / Net

Khartoum, Realitarakyat.com – Dalam sidang kasus kepemilikan uang ilegal dan korupsi, mantan pemimpin Sudan yang digulingkan, Omar al-Bashir menyimpan uang jutaan uero di sebuah kamar, di istana kepresidenan.

Hal itu terungkap dalam persidangan kasus tersebut, sebagaimana keterangan saksi, Mayor Jenderal Yasser Basheer, yang tak lain adalah mantan kepala Kantor Presiden, Omar al-Bashir, seperti dimuat Reuter, Senin (9/9/2019).

Dalam sidang, Yasser mengaku secara pribadi menyerahkan total 10,65 juta euro kepada berbagai entitas, termasuk kepada wakil Rapid Support Forces (RSF) dan Universitas Internasional Afrika di Khartoum.

Ia mengatakan, Omar al-Bashir adalah satu-satunya orang yang memegang kunci kamar yang berisi uang tersebut. Sedangkan dirinya, hanya bertugas mengantarkan uang sesuai yang diperintahkan.

Dalam persidangan itu, saksi juga menyerahkan bukti soal pemberian uang tersebut, diantaranya, 5 juta euro kepada wakil kepala RSF, Abdul Rahim Dagalo.

Uang 4,5 juta euro kepada Universitas Internasional Afrika, yang dikelola oleh partai Kongres yang berkuasa. Juga pemberian uang senilai € 200.000 ($ 222.000) kepada personil militer dan warga sipil untuk “perawatan.”

Namun ada juga uang 5 juta euro yang diberikan kepada saudara laki-laki Dagalo, akan tetapi itu tidak ada bukti penerimaannya. Ia mengaku tidak diberikan bukti kuitansi.

Saksi kedua, Abdelmoneim Mohamed, seorang akuntan di Universitas Internasional Afrika, sebauh institusi swasta yang terkait dengan kelompok-kelompok Islamis, juga memberikan pengakuan. Dia mengatakan direktur dan deputi direktur universitas menerima dana tunai senilai 4 juta euro dari Bashir.

Saat peradilan berlangsung Bashir duduk di sebuah ruang khusus mengenakan pakaian tradisional putih dengan penutup kepala. Dalam persidangan ia tidak berbicara.

Akan tetapi, pada sidang sebelumnya, presiden terguling itu membantah dakwaan-dakwaan jaksa penuntut umum.

Bashir diancam hukuman penjara maksimum 10 tahun. Peradilannya dijadwalkan kembali pada 14 September untuk mendengarkan keterangan para saksi. [ipg]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Luar Negeri

Ketua DPR Amerika Minta Donald Trump Jadi Juru Damai di Kasus George Floyd Bukan Sebaliknya

Published

on

Continue Reading

Luar Negeri

Mantan Presiden Bush Sebut Demo Antirasisme Kegagalan Tragis AS

Published

on

Continue Reading

Luar Negeri

Trump Kerahkan Ribuan Tentara Siaga Tinggi Awasi Demo George Floyd

Published

on

Continue Reading
Loading...