Connect with us

TNI -POLRI

Mabes TNI Gelar Doa Bersama HUT TNI dan untuk Pahlawan Revolusi

Published

on

Ribuan prajurit TNI gelar doa bersama di Mabes TNI. (Foto: Puspen TNI)

Realitarakyat.com – Dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 TNI, Mabes TNI menggelar doa bersama. Doa bersama juga digelar untuk Pahlawan Revolusi, atas jasa-jasanya yang rela mengorbankan jiwa raga demi Merah Putih.

“Doa bersama ini sesungguhnya tidak hanya ditujukan kepada TNI yang akan berulang tahun pada tanggal 5 Oktober nanti. Tetapi lebih luas lagi, kita berdoa bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia tercinta ini,” kata Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji saat membacakan sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Senin (30/9) malam.

Doa bersama diikuti oleh 7.057 orang prajurit dan PNS TNI serta Polri. Acara dilaksanakan secara serentak di empat tempat. Untuk agama Islam di lapangan Plaza, agama Kristen Protestan di Gereja Bukit Kasih, agama Kristen Katholik di Gereja Bunda Maria Fatimah dan agama Hindu di Pura Tri Jaya Dharma Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Selain itu, lanjutnya, TNI juga berdoa bagi persatuan dan kesatuan bangsa, yang selanjutnya akan membawa kepada kejayaan Indonesia. Menurutnya, akhir-akhir ini tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia semakin rumit.

“Berbagai bencana dan peristiwa bertubi-tubi kita alami bersama. Mulai dari gempa bumi, letusan gunung berapi, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, kerusuhan di Papua dan Papua Barat, sampai demonstrasi yang berujung kerusuhan dan hiruk pikuk Pilkada Serentak, Pemilu dan sebagainya,” ujar Kasal.

Lebih lanjut dikatakan, kehidupan berbangsa dan bernegara sedang menghadapi cobaan. Usia 74 tahun ternyata belum cukup dewasa. Untuk  itu, dia mengingatkan agar bangsa Indonesia saling menghargai dan menghormati.

“Juga menyadari perbedaan dan menjadikan kekuatan serta bahu-membahu dalam pembangunan pendiri bangsa ini. Sesungguhnya, kita sudah menyadari hal tersebut sehingga menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan,” tandasnya.

Dikatakan, sebagai bagian dari komponen bangsa, TNI memiliki kewajiban untuk bersinergi dengan komponen lainnya. TNI juga harus bersama-sama memanfaatkan setiap potensi yang ada, untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan bersama.

“Tidak boleh ada yang tertinggalkan dan terpinggirkan atau tertinggal sama sekali. Indonesia adalah negara yang besar, punya segala-galanya. Kekayaan alam yang melimpah, penduduk yang besar serta keanekaragaman yang begitu banyak,” tegasnya.

Dia berharap, melalui doa bersama Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan berkahnya kepada bangsa dan negara Indonesia. Selain itu, TNI dapat melaksanakan setiap tugas pokok yang telah dipercayakan kepada rakyat Indonesia. “Semoga Allah SWT mencintai seluruh langkah perjuangan kita, demi kejayaan NKRI yang kita cintai bersama” tukasnya.[sas]

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Panglima TNI : Saat ini Banyak Pengguna Medsos Manfaatkan Sebagai Media Propaganda

Published

on

Continue Reading

Headline

Korlantas Polri Akan Pamerkan Layanan Publik Berbasis IT

Published

on

Continue Reading

Headline

Puspen TNI Benarkan Ada Warga Papua Yang Tewas Akibat Ditembak KKB

Published

on

Continue Reading
Loading...