Connect with us

Daerah

Warga Bongkar Pagar di Lahan Sirkuit MottoGP

Published

on

Warga Desa Kuta, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat membongkar pagar yang sebelumnya dipasang oleh warga, setelah dijanjikan akan diberi tali asih. (Foto: Realitarakyat.com/Lalu S)

Realitarakyat.com – Klaim lahan seluas 72,11 ha di areal sirkuit MottoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat oleh masyarakat setempat, berakhir damai. Pagar yang sebelumnya dipasang oleh warga, akhirnya dibongkar setelah dijanjikan akan diberi tali asih.

“Warga telah sepakat membongkar pagar guna mendukung secara total pembangunan sirkuit MottoGP di kawasan KEK,” kata Koordinator Warga Desa Kuta, Alus Darwiyah, Jumat pada Jumat (4/10).

Dia juga mengatakan, tidak ada warga Kuta yang menolak pembangunan sirkuit, apalagi menghalangi jalannya proyek. Menurutnya, upaya pemanggaran yang dilakukan warga beberapa waktu lalu adalah untuk mencari kepastian dan kejelasan status hak tanah, yang puluhan tahun di klaim warga.

“Kami bukan menolak pembangunan sirkuit dan langkah ini dinilai tepat. Sudah ada pertemuan di Pendopo Bupati Lombok Tengah yang dilakukan oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, BPD, serta warga  Kuta, yang mengklaim lahan tersebut,” ujarnya.

Pertemuan itu guna membahas persoalan tersebut. Dari hasil pertemuan itu, lanjutnya, warga sepakat akan diberikan dana tali asih oleh Bupati dalam bulan – bulan ini.

“Kebetulan, saya tidak ikut pertemuan tersebut. Namun Bupati sudah sanggup akan memberikan dana tali asih dan bukan pembayaran lahan,” ungkapnya. Lebih jauh Alus mengatakan, besaran dana tali asih belum diketahui sampai saat ini.

“Namun, upaya ini dinilai sangat positif untuk mencari jalan keluar guna menciptakan kondusifitas wilayah. Terlebih sedang di lakukan pembangunan pariwisata yang akan menjadi tujuan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” tandasnya.

Sementara itu, pembukaan pagar di lokasi sirkuit dilakukan oleh puluhan warga. Pembongkaran itu juga disaksikan Sekda Lombok Tengah H. Nursiah, didampingi Kepala Perkim Loteng Lalu Firman Wijaya.[sas]

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Saksi Mengaku Diberikan Tanah Kapling Oleh Terdakwa

Published

on

Continue Reading

Daerah

KPU Bandung Targetkan Logistik Pilbup Sampai di Kecamatan Pekan Depan

Published

on

Agus Baroya (ist/net )
Continue Reading

Daerah

Kasus Labuan Bajo, Penyidik Kejati NTT Panggil 10 Orang Saksi ke Kupang

Published

on

Continue Reading
Loading...