Bakal Cakades Mantan Napi Digugurkan dalam Proses Penetapan Calon - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Bakal Cakades Mantan Napi Digugurkan dalam Proses Penetapan Calon

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Seorang mantan narapidana gagal mengikuti kontestasi Pilkades di Desa Kasreman, Kecamatan Kota Rembang. Namanya digugurkan dalam prosesi penetapan bakal calon kepala desa setempat.

Dia adalah Siti Muayanah yang pernah terjerat kasus hukum dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun. Kala itu dia diputuskan untuk menjalani hukuman selama 2 bulan penjara karena terbukti memperdagangkan barang yang tidak sesuai dengan mutu.

Ketua panitia Pilkades Kasreman, Anwar, membenarkan bahwa Siti tidak diloloskan karena tidak memenuhi persyaratan. Yakni yang bersangkutan tidak memenuhi unsur jeda selesai menjalani pidana selama 5 tahun dan tidak mengumumkan kepada publik.

“Tidak (diloloskan). Berlaku syarat jeda selesai menjalani pidananya 5 tahun dan mengumumkan kepada publik,” terang Anwar, Minggu (6/10/2019)

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang, Subakti saat dihubungi wartawan, menyebutkan bahwa Pemkab telah turun tangan membahas tentang polemik Perbup yang menyebut tentang mantan narapidana pada Pilkades di Rembang.

Disebutkannya, Pemkab telah memberikan referensi terjemahan pasal dari salah seorang pakar hukum dari UGM. Digunakan atau tidaknya referensi tersebut, dikembalikan kepada pihak panitia Pilkades masing-masing.

“Panitia tingkat Kabupaten telah mengambil langkah dengan meminta pendapat dari pakar hukum dari dekan hukum fakultas hukum UGM. Namun penggunaan referensi tersebut digunakan atau tidak oleh panitia itu terserah panitia yang memiliki kewenangan dalam menetapkan calon Kades,” terangnya.

Kondisi ini tentunya berbeda dengan yang terjadi di Desa Wonokerto Kecamatan Sale. Ada salah seorang Cakades bernama Asrofi yang telah ditetapkan berasal dari unsur mantan narapidana.

Meskipun dalam hal ini antara Siti dengan Asrofi sama-sama terjerat kasus hukum dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun. Dan keduanya pun juga belum terdapat waktu 5 tahun jeda sejak dibebaskan dari hukuman penjara. (aw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Mayat ABK Indonesia Ditemukan di Cold Storage Kapal China, Diduga Dianiaya dan Disiksa

Published

on

Continue Reading

Daerah

Aksi Tolak Reklamasi Pantai Ancol Ricuh, Massa dan Polisi Saling Dorong

Published

on

Continue Reading

Daerah

Waspada, Bocah di Depok Nyaris Diculik dengan Tisu Bius

Published

on

Ilustrasi / Net
Continue Reading
Loading...