Connect with us

Ekonomi

Wacana Peleburan Kemenlu – Kemendag Kurang Tepat

Published

on

Direktur Eksekutif The Indonesian Democracy Initiative (TIDI) Arya Sandhiyudha. (Foto: Realitarakyat.com/Franc L)

Realitarakyat.com –  Wacana peleburan Kementerian Luar Negeri dengan Kementerian Perdagangan dinilai bukan sebagai kebijakan yang tepat. Hal itu karena Kemenlu dan Kemendag memiliki tupoksi yang berbeda dan sama-sama penting.

“Akan lebih baik bila fungsi diplomasi ekonomi di Kemenlu diperkuat. Jadi untuk agenda perdagangan luar negeri nanti, leading sector-nya adalah Kemenlu,” kata Direktur Eksekutif The Indonesian Democracy Initiative (TIDI) Arya Sandhiyudha, kepada realitarakyat.com,  Senin (7/10).

Hal itu sekaligus untuk memudahkan garis koordinasi. Sehingga, agenda negosiasi perjanjian perdagangan internasionalnya yang dipindahkan. Sebab, esensinya bukan pada perubahan nomenklatur.

“Akan tetapi penguatan fungsi struktural dalam Kemenlu dan peningkatan capaian kinerja. Ini sinyal untuk Komisi I DPR RI, untuk terus mengawasi dan mendukung agenda Kemenlu,” ujarnya.

Dia menambahkan, salah satu arahan utama kebijakan luar negeri era Presiden Joko Widodo adalah diplomasi ekonomi. Sehingga, penting memastikan pujian verbal terhadap Indonesia di dalam pergaulan internasional, juga selaras dengan jumlah surplus dalam neraca perdagangan foreign direct investment (FDI).

“Termasuk juga ragam indikator terukur sektor ekonomi. Saya memahami adanya rencana tersebut untuk menghidupkan kembali agenda diplomasi ekonomi,” tandasnya.

Apalagi, beberapa periode sebelumnya, Kemenlu punya Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi Luar negeri (HELN). Sepertinya, kata dia, Presiden Jokowi melihat pentingnya menghidupkan lagi secara struktural agenda diplomasi ekonomi, bahkan dalam nomenklatur Kementrian.

“Ternyata kita dalam neraca perdagangan dan FDI kalah bersaing dengan banyak negara di kawasan. Sepertinya Presiden Jokowi ingin diplomasi kita mendapatkan manfaat ekonomi selaras dengan persepsi marwah kita yang positif,” tandasnya.[sas]

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

PKS: Perizinan Berusaha Sektor Migas Membingungkan

Published

on

Mulyanto (ist/net)
Continue Reading

DPR

Salurkan Dana PEN Bagi UMKM, Pemerintah Perlu Gandeng Koperasi

Published

on

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati (ist/net)
Continue Reading

Ekonomi

LPDB Dukung Koperasi Baitul Qiradh Baburrayyan Ekspor 10 Kontainer Kopi ke AS

Published

on

Continue Reading
Loading...