Hujan Besar, Karhutla Kawah Putih Padam - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Hujan Besar, Karhutla Kawah Putih Padam

Published

on

Kawasan objek wisata Kawah Putih, Rancabali, Kabupaten Bandung. (Foto: Ist/Net)

Realitarakyat.com – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di kawasan objek wisata Kawah Putih, Rancabali, Kabupaten Bandung, diperkirakan sudah padam. Hal itu disebabkan karena turunnya hujan besar selama lebih kurang 15 menit di kawasan tersebut.

“Meski sudah padam, aparat dan personil gabungan tidak pulang. Mereka masih siaga di lokasi. Sebab, masih ada potensi panas meski sempat turun hujan yang memadamkan api yang membakar kawasan hutan tersebut,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Akhmad Djohara saat dihubungi melalui telepon, Kamis (10/10).

Oleh karena itu, lanjutnya, petugas memilih bertahan di lokasi untuk melanjutkan pendinginan di lokasi kebakaran. Saat ini, petugas fokus melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran hutan Gunung Malabar, yang saat ini masih menyala.

“Saat ini, kawasan hutan Kawah Putih yang sempat terbakar sudah padam. Apalagi tadi sempat turun hujan. Karhutla di sekitar kawasan Kawah Putih terjadi di areal seluas kurang lebih 10 hektare,” ujarnya.

Menurutnya, fokus pemadaman api adalah di lokasi kebakaran tersebut. Hal itu mengingat di lokasi kawasan yang terbakar, terdapat hutan konservasi dan hutan lindung.

Selain itu, di kawasan tersebut terdapat lokasi pengembangbiakan elang. Sehingga harus diselamatkan dari ancaman kebakaran hutan. “Jangan sampai lokasi pengembangbiakan elang punah. Apalagi saat ini titik api di lokasi hutan yang terbakar makin banyak,” tandasnya.

Adapun lokasi kebakaran hutan di Gunung Malabar itu sampai Kamis diketahui seluas sekitar 26 hektare. Awal titik api kebakaran di hutan yang masuk kawasan Arjasari, kemudian naik dan merembet ke Gunung Malabar.

“Supaya titik api tidak terlalu meluas, dilakukan penyekatan di lokasi yang bisa dijangkau petugas gabungan. Soalnya berbahaya jika tidak dilakukan penyekatan. Apalagi, di kawasan Gunung Malabar ada kawasan konservasi,” tegasnya.[sas]

 

 

 

Daerah

Tiga Pemancing Hilang, Puluhan Petugas Dikerahkan Mencari

Published

on

Continue Reading

Daerah

Kota Sukabumi dinilai sudah melewati puncak penyebaran COVID-19

Published

on

Continue Reading

Daerah

Akibat Ulah Provokator, Kepala Desa Di Buol Dikeroyok Jemaah ID

Published

on

Continue Reading
Loading...