Connect with us

Daerah

Terapkan Sistem Irigasi Tetes, Yonrid  Raup 50 Juta

Published

on

Yonrid Sabuna tengah melakukan panen raya hortikultura di lahan miliknya. (Foto: Realitarakyat.com/sim)

Realitarakyat.com – Kaum muda perlu meneladani apa yang sudah dibuat oleh Yonrid Sabuna, Warga Desa Mnela Lete, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Sebab, dengan menerapkan sistem irigasi tetes, hasil panennya mampu mendatangkan keuntungan sekitar Rp 50 juta.

Ditemui pada saat melakukan panen raya sekaligus ekspo hasil panen hortikultura di lahan seluas satu hektar miliknya pada Jumat (11/10), Yonrid menuturkan dalam mengembangkan usaha pertaniannya, ia hanya dibantu satu tenaga kerja.

Pasalnya dalam merintis usahanya, Yonrid sudah menerapkan sistem irigasi tetes. Selain itu, dengan memasang plastik mulsa pada bedeng tanaman, praktis mencegah tumbuhnya gulma tanaman.

Dengan demikian, dirinya tidak membutuhkan banyak tenaga kerja untuk mengolah lahan pertanian miliknya tersebut. “Kami dua orang saja yang kerja lahan. Saya dan satu orang lagi tenaga kerja. Kalau sudah pakai mulsa dan irigasi tetes, sudah tidak butuh banyak tenaga kerja lagi,” ungkapnya.

Di lahan tersebut lanjut Yonrid, dirinya menanam aneka tanaman hortikultura. Mulai dari tomat, labu, pare, melon, cabe hingga semangka. Yonrid juga tak perlu susah-susah lagi memasarkan hasil panennya.

Hal itu karena sudah ada pedagang yang siap membeli hasil panen hortikultura miliknya. “Sudah ada pedagang yang siap membeli hasil panen hortikultura ini. Begitu panen, pembeli datang mengambil,” ujarnya.

Dalam mengembangkan usahanya, Yonrid mendapatkan dukungan dari Bank NTT dan PT Bisi Internasional untuk besi hortikultura. Saat ini, dirinya tengah fokus mendampingi para petani untuk mengembangkan usaha pertanian hortikultura.

“Saya ingin petani hortikultura di Kabupaten TTS bisa sukses juga seperti saya. Oleh sebab itu, saat ini saya juga melakukan pendampingan kepada para kelompok tani,” sebut pria yang juga merupakan pemilik CV Duta Agro Mandiri.

Sementara itu, Kepala Bank NTT Cabang Soe, Melky Benu mengatakan, pihaknya mendukung para petani di Kabupaten TTS dalam mengembangkan usaha pertanian hortikultura. Oleh sebab itu, bagi petani yang ingin mengembangkan usaha pertaniannya, Bank NTT siap memberikan bantuan pinjaman lewat KUR.

Yang terpenting, para petani harus fokus dan tekun dalam mengembangkan usahanya. Dia menceritakan, pada tahun tahun 2013, Bank NTT memberi bantuan KUR sebesar Rp 15 juta.

“Tahun ini, kita kasih bantuan KUR lagi mencapai Rp 350 juta. Dengan aset yang beliau miliki saat ini, setengah miliar rupiah juga kami berani. Kalau ada petani lain yang mau mengembangkan usahanya, kami siap dukung dengan KUR,” tegasnya.[sim/sas]

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

KPU Tetapkan Gibran-Teguh Jadi Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Terpilih Pilkada Solo

Published

on

Continue Reading

Daerah

Sudah 35 Bencana Terjadi di Bogor Pada Awal Tahun ini

Published

on

Continue Reading

Daerah

Politisi PKS Asal Lampung Ini Minta KKN Mahasiswa UNILA Ditunda

Published

on

Politisi PKS Junaidi Auly (ist/net)
Continue Reading
Loading...