Connect with us

Luar Negeri

Badai Hagibis Tewaskan 58 Orang di Jepang

Published

on

Realitarakyat.com – Korban jiwa akibat hantaman Badai Hagibis bertambah menjadi 58 orang. Jumlah itu diketahui setelah petugas pertolongan menerobos lumpur dan puing, dalam upaya pencarian untuk menemukan warga yang hilang.

Menurut lembaga penyiaran nasional NHK, dalam Bahasa Tagalog, mengatakan, lebih dari 200 orang cedera akibat topan tersebut. Ribuan rumah belum memperoleh listrik dan air. Lima belas orang masih belum ditemukan setelah Badai Hagibis menerjang Jepang Timur dan Tengah.

Sementara itu, menurut laporan Reuters, jumlah korban jiwa paling banyak di Prefektur Fukushima. Akibat tanggul yang jebol, sedikitnya 18 orang tewas, termasuk seorang ibu dan anaknya yang terjebak di air banjir.

(Baca Juga: Alhamdulillah, Tak Ada WNI Jadi Korban Badai Hagibis)

Sebelumnya diberitakan, tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban Badai Hagibis, yang telah melewati Pulau Honshu, Jepang, sejak Sabtu dini hari.

Kabar tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri RI melalui Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha dalam pesan singkat kepada wartawan, Minggu (13/10/2019).

(Baca Juga: Topan Hagibis Hantam Jepang, Satu Orang Tewas Dalam Truk)

“Namun dilaporkan terdapat beberapa WNI yang rumahnya tergenang banjir dan beberapa turis WNI menginap di hotel sampai menunggu jadwal penerbangan,” kata dia.

Dirinya mengatakan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah menginstruksikan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka agar terus memantau dan membantu WNI terdampak.

Saat ini, kata dia, tercatat jumlah WNI di Jepang mencapai 56.346 orang. [ipg]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Luar Negeri

Trump Klaim Vaksin Covid-19 Mulai Didistibusikan Pekan Depan

Published

on

Continue Reading

Kesehatan

Malaysia Masuk Daftar Negara Utama Penerima Vaksin COVID-19 dari China

Published

on

ilustrasi (ist/net)
Continue Reading

Hukum

RI Kecam Terulangnya Kasus Penyiksaan Pekerja Migran di Malaysia

Published

on

ilustrasi (ist/net)
Continue Reading
Loading...