Belum Gunakan Bahan Bakar Rendah Sulfur, Kapal Wajib Dilengkapi Scrubber - Realita Rakyat
Connect with us

Ekonomi

Belum Gunakan Bahan Bakar Rendah Sulfur, Kapal Wajib Dilengkapi Scrubber

Published

on

Setiap kapal yang berlayar di perairan Indonesia, wajib gunakan bahan bakar rendah sulfur. (Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kapal berbendera Indonesia yang masih menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur lebih besar dari 0,5 % m/m, harus dilengkapi dengan Sistem Pembersih Gas Buang (Exhaust Gas Cleaning System/Scrubber). Yakni dengan jenis yang disetujui oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

”Sementara itu, kapal berbendera Indonesia yang berlayar internasional, dilarang mengangkut atau membawa bahan bakar dengan kandungan sulfur lebih besar dari 0,5 % m/m untuk sistem propulsi/penggerak atau bahan bakar untuk operasi peralatan lainnya di atas kapal mulai tanggal 1 Maret 2020,” kata Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Sudiono Sabtu (19/10/2019).

Dikatakan, larangan ini tidak berlaku untuk kapal yang menggunakan metode alternatif. Misalnya menggunakan sistem pembersihan gas buang, yang disetujui berdasarkan peraturan 4.1 Annex VI Konvensi MARPOL.

“Adapun Kapal berbendera Indonesia yang berlayar Internasional yang menggunakan Scrubber tipe open loop untuk Resirkulasi Gas Buang (Exhaust Gas Recirculation/ EGR), agar memperhatikan ketentuan di negara tujuan,” ujarnya.

Hal itu dikarenakan beberapa negara telah melarang penggunaan Scrubber tipe . Dimana pembuangan limbah hasil resirkulasi sistem gas buang dari mesin di kapal untuk dibuang secara langsung di perairan negaranya.

“Melainkan harus disimpan dalam tangki penampung di atas kapal untuk selanjutnya dibuang melalui fasilitas penerima (reception facility) yang tersedia di pelabuhan,” tandasnya.[sas]

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Tak Separah Singapura, Ekonomi RI Terselamatkan Konsumsi Domestiknya Karena Lahan Pertanian Luas

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

108 WP Lunasi Pajak Sebelum Jatuh Tempo

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Bantu KUMKM di Tengah Pandemi Covid-19, LPDB Gandeng Tiga Stakeholder BUMN

Published

on

Continue Reading
Loading...