Connect with us

Ekonomi

Wakil Menteri LHK Bahas Isu Kehutanan Dengan Menteri Malaysia

Published

on

Realitarakyat.com – Wakil Menteri LHK Alue Dohong mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Sumber Daya Alam, Lahan dan Air Malaysia Xavier Jayakumar Arulanandam, di sela-sela pertemuan tingkat menteri Asian Forest Cooperation Organization (AfoCO) dan ASEAN-Korea, di Seoul Korea Selatan.

Dalam pertemuan tersebut Malaysia mengajak terus memajukan kerjasama Heart of Borneo(HoB), menyangkut pengelolaan secara berkelanjutan pada lansekap seluas 26 juta hektare yang terletak di tiga negara Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.

“Tahun fepan Indonesia menyelenggarakan pertemuan Trilateral Tingkat Menteri HOB, kamimengharapkan kehadiran dan dukungan Malaysia,” ujar Wamen Alue Dohong.

Menteri Xavier juga menyampaikan rencana ASEAN Biodiversity Conference ke-4 yang akan dilaksanakan di Malaysia pada tahun 2020 dan mengundang Indonesia untuk hadirdan perpartisipasi di dalam event tersebut.

Dikutip dari laman Kementerian LHK Sabtu (2/11/2029) Xavier Jayakumar mengatakan, Konferensi Keanekaragaman Hayati ASEAN ke-4 tahun 2020 di Malaysia sangat penting untuk menyiapkan strategi guna memperkuat posisi ASEAN pada COP-15 Konvensi Keanekaragaman Hayati yang akan dilaksanakan tahun 2020 di China.

Selain itu Wakil Menteri Alue Dohong menyampaikan dukungan dan kesanggupan Indonesia untuk hadir. Wamen LHK juga menyambut baik undangan untuk berpartisipasi padaTiger Range Countries Forum pada Juni 2020 di Malaysia.

Menteri Xavier juga mengharapkan dukungan Wamen LHK atas upaya Malaysia agar badak Sumatra yang dimiliki Malaysia bisa memiliki keturunan.

“Kami memiliki badaksatu-satunya yang tersisa dan dalam kondisi yang sudah kurang sehat pula, mohon untuk secepatnya dilakukan pembiakan secara artifisial di Indonesia,” pinta Menteri Xavier.

Wakil Menteri LHK menyambut baik upaya konservasi badak tersebut, dengan menekankan perlunya kesepakatan formal terkait konservasi plasma nutfah antar kedua negara tersebut, yang bahkan akan melibatkan ahli dari Afrika Selatan.

Pada akhir pertemuan, Menteri Malaysia menekankan pentingnya sektor kehutanan didalam pembangunan di wilayah regional ASEAN, namun justru mendapat tekanan dalam konteks lintas sektor.

Menteri Xavier mengajak Indonesia untuk meningkatkan profile kehutanan di kancah ASEAN dengan membentuk pertemuan tingkat Menteri ASEAN yang khusus membahas isu kehutanan.

Selama ini kehutanan dibahas pada ASEAN Ministers on Agriculture and Forestry, yang terlalu diwarnai dektor pertanian. Wamen Alue Dohong membenarkan mengenai pentingnya hutan di ASEAN, termasuk dalam konteks peatlands dan karbon, serta perlunya pembahasan secara lebih intensif dalam kerangka ASEAN.

Delegasi RI mencatat upaya ini pernah dilakukan sekitar sepuluh tahun lalu namun belum berhasil, sehingga perlu dilakukan perhitungan cermat dan konsultasi memadai apabila akan mendorongnya lagi.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Seskemenkop Tekankan Pentingnya Kreatifitas, Digitalisasi, dan Kolaboratif Bagi UMKM

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

PGN Komitmen Jalankan Dua Proyek Pengembangan Sumur Gas

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Fraksi Golkar Tidak Setuju Revisi UU Bank Indonesia

Published

on

Continue Reading
Loading...