Connect with us

Daerah

Ketua Gibas Akui Dapat Surat Tugas dari Pemkot Bekasi

Published

on

Ketua Gibas Kota Bekasi Deny Muhammad Ali. (Foto: Ist/Net)

Realitrakyat.com – Ketua organisasi masyarakat Gibas Kota Bekasi Deny Muhammad Ali mengaku, pihaknya mendapatkan surat tugas dari Pemerintah Kota Bekasi untuk mengelola parkir di minimarket. Pemkot Bekasi yang dia maksud ialah Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi.

“Termasuk ormas lainnya untuk kelola parkir minimarket. Kalau tugas kerjasama itu tidak ada. Jadi sifatnya surat tugas parkir tidak ada kerjasama ya. Mekanismenya, Bapenda mengeluarkan surat tugas parkir,” ujarnya.

Menurutnya, ormas diminta untuk membantu tugas Pemkot Bekasi dalam hal meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari sektor parkir. Karena itu, Pemkot memberdayakan ormas untuk merekrut juru parkir.

“Ahirnya kita berdayakanlah kawan-kawan kita yang menganggur di Kota Bekasi. Karena memang sumberdaya manusianya kurang untuk jadi jukir, jadi kami memberdayakan mereka yang bisa atur parkir,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, dia membantah mendapatkan perintah langsung dari Bapenda. Dia hanya menjalankan sesuai surat tugas. Dikatakan, surat tugas itu resmi sesuai ketentuan serta aturan Pemkot Bekasi.

“Jadi seperti saya bilang, bukan perintah. Tapi Bapenda mengekuarkan surat tugas kepada jukir. Contoh si A untuk memarkirkan di area parkir tersebut,” tandasnya. Oleh karena itu, dia meminta agar fakta mengenai permasalahan ini tidak diputarbalikkan.

Dia juga mengaku, sejauh ini tidak ada kerjasama ormas dengan Bapenda. “Jadi minta tolong diluruskan. Tidak ada kerjasama kita dengan Bapenda. Tapi Bapenda hanya mengeluarkan surat tugas parkir, yang kebetulan kita fasilitasi orang-orang yang menjadi jukirnya itu,” paparnya.[sas]

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Jangan Pilih Mantan Napi Korupsi di Pilkada

Published

on

ilustrasi/net
Continue Reading

Daerah

Kasus Bank NTT Cabang Surabaya, Jaksa Selamatkan Uang Negara Rp. 128 miliar

Published

on

Continue Reading

Daerah

Terbukti Korupsi, Muhamad Ruslan Divonis 10 Tahun Penjara

Published

on

Continue Reading
Loading...