PSSI Diminta Evaluasi Proses Rekrutmen Pemain, Pelatih dan Pengurus - Realita Rakyat
Connect with us

Olahraga

PSSI Diminta Evaluasi Proses Rekrutmen Pemain, Pelatih dan Pengurus

Published

on

Pendukung setia yang selalu hadir saat Timnas bertanding. (Foto: Ist/Net)

Realitarakyat.com – Terpilihnya Mochamad Iriawan atau yang akrab disapa dengan Iwan Bule sebagai Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), rupanya memiliki banyak harapan dari beberapa pihak. Antara terkait dengan pembenahan terkait soal transparansi, rekrutmen pemain, pelatih, sampai pengurus.

“PSSI harus dibenahi dari pusat sampai daerah. Carut marut persepakbolaan nasional luar biasa, sehingga prestasi sepak bola nasional menyedihkan,” kata Anggota Komisi X DPR RI Adrianus Asia Sidot dalam keterangan pers yang diterima realitarakyat.com, Rabu (6/11/2019).

Dengan populasi lebih dari 250 juta jiwa, sebenarnya Indonesia mudah mencari talenta baru pesepak bola nasional. Sumber daya manusia yang melimpah ini harusnya dimanfaatkan betul.

Kuncinya, kata politisi Partai Golkar itu, adalah transparansi dalam pembinaan. Tanpa itu sulit sepakbola nasional bicara di tingkat dunia. “Perlu transparansi, baik dalam pengelolaan keuangan dan pembinaan pemain,” ujar legislator asal Kalimantan Barat ini.

Menurutnya, bibit-bibit pemain sepak bola yang bagus, banyak berasal dari tanah Papua dan Indonesia timur. Talenta dari Pulau Jawa juga tidak kalah hebatnya. “Kita beri kesempatan kepada semua daerah. Yang lebih penting sistem rekrutmen harus terbuka, transparan, dan akuntabel,” sambungnya lagi.

Mantan Bupati Kabupaten Landak, Kalbar, itu juga menyorot soal penonton sepak bola di Tanah Air. Masyarakat sebagai penonton sepak bola harus dididik bersikap dewasa saat menonton kompetisi antar-klub sepak bola. Penonton harus mampu menerima kekalahan dan kemenangan saat klub idolanya bermain.

“Saya sedih sekali setiap ada klub besar bertanding selalu ada keributan. Selalu yang jadi sasaran itu stadion. Dibakar dan dirusak. Ini, kan, biaya lagi. Harusnya biaya itu digunakan untuk pembinaan, tapi karena stadion rusak atau ada yang meninggal dunia, akhirnya dana tersedot ke perbaikan stadion dan santunan kematian. Masyarakat harus didik dengan kebesaran jiwa menerima hasil pertandingan,” sesalnya.[sas]

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Olahraga

Tiga Atlet Jepang Dinyatakan Positif Terinfeksi Corona

Published

on

ilustrasi foto: ist/net
Continue Reading

Olahraga

Jadwal Balapan di Luar Eropa, MotoGP Wajib Putuskan di Akhir Juli

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Olahraga

Hadapi New Normal, KONI Minta Pelatih Buat Program Latihan Baru

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading
Loading...