Kasus Siswi Diajak Threesome, DPR: Guru Harusnya Menjadi Teladan - Realita Rakyat
Connect with us

Hukum

Kasus Siswi Diajak Threesome, DPR: Guru Harusnya Menjadi Teladan

Published

on

Ilustrasi. (Net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Selly Andriyana Gantina menyayangkan kasus seorang guru perempuan, yang melakukan perbuatan asusila dengan mengajak muridnya seorang siswi di wilayah Bali karena terinspirasi film porno. Menurut Selly, seorang guru harusnya menjadi pelindung serta pengayom bagi muridnya.

“Dan bukan menjadi setan untuk merusak masa depan muridnya yang dianggap diluar nalar manusia. Saya menyayangkan kejadian tersebut jutru terjadi karena ajakan gurunya. Seharusnya, guru memberi teladan, bukan justru menjadi setan bagi masa depan anak. Yang lebih mencengangkan, gurunya perempuan juga,” sesal Selly, Jumat (8/11/2019).

Menurut Selly, era keterbukaan informasi saat ini cenderung mengkhawatirkan. Terlebih adanya kasus terjadi di Buleleng, Bali ini mungkin hanya salah satu dari berseraknya kasus kekerasan seksual pada anak.

“Jangan menunggu-nunggu lagi deh, kita harus segera sahkan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual. Dengan UU PKS tersebut, kita bisa kuat melawan para predator seksual,” ujarnya.

Selain itu, tidak perlu ada kasus sejenis lagi untuk menyadari pentingnya perlindungan bagi anak dari bahaya kekerasan seksual. Mantan Anggota DPRD Jawa Barat itupun mendorong Polri agar segera memproses guru sudah menjadi tersangka, dengan hukuman seberat-beratnya.

“Mengingat korban masih dibawah umur, saya kira pelaku bisa dijerat UU tentang perlindungan anak. Saya akan dorong Polri untuk tidak main-main mengusut kasus ini,” ujar Selly.

Disisi lain, mantan Wali Bupati Cirebon itupun meminta agar korban siswi yang menjadi kebiadaban gurunya itu segera mendapatkan perlindungan. Hal itu karena yang bersangkutan masih dibawah umur.

“Korban harus mendapatkan pendampingan dan trauma healing. Sedangkan pelaku harus dipastikan dihukum sesuai aturan yang ada. Pecat sekalian dari lingkungan Pemda setempat,” tegasnya.[sas]

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

Pandemi COVID-19 Hambat Pengusutan Dugaan Korupsi DLH Mimika

Published

on

ilustrasi (foto: ist/net/ant)
Continue Reading

Headline

Bupati Kutai Timur Terima Suap Rp 2,1 Miliar Dari kepala Bappeda dan Kepala BPKD

Published

on

Continue Reading

Headline

Forsa : Rhoma Irama Diperiksa Yang Demo RUU HIP juga Harus

Published

on

Continue Reading
Loading...