Buku Jihad Ditemukan di Rumah Terduga Teroris di Solo - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Buku Jihad Ditemukan di Rumah Terduga Teroris di Solo

Published

on

Kapolresta Solo, Andy Rifai. (foto: ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Tim Inafis Polresta Solo melakukan penggeledahan di tiga tempat berbeda pascapenangkapan tiga orang terduga teroris oleh Tim Detasemen Khusus 88.

Menurut Kapolresta Solo, Andy Rifai, lokasi penggeledahan antara lain RT005/RW001 Kampung Sidodadi, Pajang, Laweyan; RT004/RW018 Kampung Nayu Timur, Nusukan, Banjarsari; dan RT003/RW005, Kelurahan Kauman, Pasar Kliwon, Kota Solo.

“Dari penggeledahan oleh tim Inafis, ada beberapa yang ditemukan dan disita seperti gawai, komputer jinjing, flashdisk, dokumen pribadi tentang organisasi pelaku, dan buku tentang jihad. Barang-barang itu sudah dibawa Densus 88. Soal pelaku dari kelompok mana dan apakah terkait bom Polrestabes Medan, itu Densus 88 yang tahu. Kami hanya membantu menggeledah dan identifikasi saja,” ujarnya di Solo, Senin (18/11/2019).

Dia menjelaskan, Tim Densus 88 jauh-jauh hari telah memetakan lokasi tempat tinggal terduga teroris. Bahkan, terkadang polisi di satuan wilayah tersebut malah tidak mengetahui hal ini. Karena itu, kasus ini menjadi perhatian khusus bagi Polresta Solo agar menambah kewaspadaan.

Andy mengaku, warga di RT005/RW001, Kampung Sidodadi, Pajang, Laweyan, tergolong aktif dalam kegiatan apapun, termasuk menjaga lingkungan bersama. Namun, pada kenyataannya, masih ditemukan salah seorang warga Pajang yang ditangkap Tim Densus 88.

Sebelumnya, Tim Densus 88 menciduk seorang warga RT 005/RW 001, Sidodadi, Pajang, Laweyan, Solo bernama Jamal, Senin (18/11/2019) pagi. Selanjutnya, bersama kepolisian setempat, Densus 88 menggeledah rumah Jamal sekitar pukul 10.00 WIB dan menyita sejumlah barang.

Selanjutnya, Densus 88 juga menggeledah rumah Jundolah, seorang warga pendatang dari Surabaya, di RT 004/RW 018, Nayu Timur, Nusukan, Banjarsari. Diketahui, Jundolah yang sehari-hari bekerja sebagai sales makanan itu sudah tinggal sekitar empat tahun tapi belum mengurus identitas sehinggga yang bersangkutan belum terdaftar sebagai warga setempat.

Terakhir, Densus 88 kembali menggeledah rumah indekos yang ditempati terduga teroris Frisnomi RT 003/RW 005 di Kauman, Pasar Kliwon, yang terlebih dulu ditangkap pada Senin pagi tak jauh dari gang tempat tinggalnya. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Satpol PP Tasikmalaya Razia, Belasan Pasangan Mesum dan Remaja Pesta Miras di Hotel

Published

on

Continue Reading

Daerah

Dinkes Kota Bogor Klaim Tak Ada Kasus Baru Positif COVID-19 pada Jumat

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Daerah

Kadis TPHP : Hasil Integrasi Sapi-Sawit Kurang Diminati Warga Kalteng

Published

on

Continue Reading
Loading...