Connect with us

Ekonomi

CIMB Niaga Bidik Industri Halal

Published

on

Tren muslimah 4.0 (Foto: ist)

Realitarakyat.com – Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah), membidik potensi bisnis dari industri halal. Yakni melalui penetrasi ke berbagai segmen nasabah berbasis komunitas.

“Komunitas dimaksud mulai dari komunitas halal tour & travel, sekolah Islam, halal lifestyle, rumah sakit Islam, hingga filantropi, dan organisasi muslim lainnya,” kata Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Dajajanegara di Bogor, Jumat (22/11/2019).

Hal itu dikatakannya dalam Media Syariah Training 2019. Menurutnya, saat ini CIMB Niaga Syariah telah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga mitra dari berbagai komunitas tersebut. Ke depan, kerja sama dengan mitra komunitas akan terus dilakukan untuk meningkatkan peran perbankan Syariah dalam mendukung industri halal.

“Kami melihat potensi pasar industri halal di Indonesia sangat besar, namun perbankan Syariah belum menggarapnya dengan maksimal. Salah satu strategi yang tepat untuk meraih pasar tersebut adalah melalui komunitas-komunitas Muslim di berbagai bidang,” ujarnya.

Pasar Muslim ini tengah berubah seiring hadirnya revolusi Industri 4.0 menjadi Muslim 4.0. Hal ini ditandai dengan perubahan gaya hidup Muslim menjadi semakin religious (hijrah), digital (connected), dan fun (leisure).

Perubahan gaya hidup konsumen Muslim tersebut merupakan peluang bagi perbankan Syariah. Untuk menangkap kesempatan tersebut, CIMB Niaga Syariah telah menghadirkan berbagai produk dan layanan yang relevan.

Salah satunya aplikasi digital banking yang lengkap, Go Mobile, untuk kemudahan transaksi perbankan Syariah dalam genggaman, termasuk untuk membayar zakat, infak, shadaqah, dan wakaf melalui QR Code.

Penerapan strategi yang tepat berhasil meningkatkan kinerja CIMB Niaga Syariah. Per 30 September 2019, CIMB Niaga Syariah berhasil membukukan laba sebesar Rp 848,85 miliar atau naik 62,1 persen Year-on-Year (Y-o-Y). Peningkatan laba dikontribusi oleh penyaluran pembiayaan yang meningkat dan pendapatan dari bagi hasil.

Sepanjang sembilan bulan pertama 2019, pembiayaan CIMB Niaga Syariah tumbuh sebesar 29,1 persen Y-o-Y menjadi Rp 31,1 triliun. Pertumbuhan tersebut utamanya didukung oleh segmen Business Banking sebesar Rp 18,38 triliun dan Consumer Banking Rp 12,76 triliun. Adapun penghimpunan dana pihak ketiga meningkat 21,1 persen Y-o-Y menjadi Rp 26,6 triliun.

Kinerja positif tersebut juga berhasil meningkatkan aset CIMB Niaga Syariah menjadi Rp36,98 triliun atau naik 18,5 persen Y-o-Y. “Alhamdulillah kinerja kami terus meningkat. Kami berharap, ke depan CIMB Niaga Syariah dapat berperan lebih untuk mengembangkan industri halal di Indonesia,” tutur Pandji.[sas]

CIMB Niaga, Bidik, Industri Halal,

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Program PEN Padat Karya Terumbu Karang Ditargetkan Selesai Desember

Published

on

ist/net
Continue Reading

Ekonomi

RI Raih Rp2,2 Triliun dari Konferensi Sarang Walet

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Menaker: UMP Tahun 2021 Sama Dengan 2020!

Published

on

Continue Reading
Loading...