Kata Polisi, Ada Satu Oknum Satpol PP Yang Bobol ATM Hingga Rp 18 Miliar - Realita Rakyat
Connect with us

Hukum

Kata Polisi, Ada Satu Oknum Satpol PP Yang Bobol ATM Hingga Rp 18 Miliar

Published

on

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus / Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kepolisian masih melakukan penyelidikan kasus pembobolan ATM yang melibatkan oknum Satpol PP DKI Jakarta.

Hasil sementara diketahui salah satu oknum Satpol PP DKI membobol ATM hingga miliaran rupiah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan kerugian pihak bank atas pembobolan itu mencapai puluhan miliar rupiah.

“Sampai dengan saat ini kerugian itu hampir diperkirakan Rp 50 miliar,” kata Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

Salah satu tersangka oknum Satpol PP DKI berinisial IO bahkan telah membobol belasan miliar rupiah.

“Kemudian ada satu yang pertama inisial IO, anggota Satpol PP, ini (membobol) sampai Rp 18 miliar,” ujarnya.

Yusri belum bisa memaparkan bagaimana IO bisa mengambil sampai sebanyak itu. Yang jelas, sebutnya, modus para pelaku ini mengambil sejumlah uang di ATM tapi rekeningnya hanya terpotong Rp 4 ribu.

“Jadi mereka mengambil dari ATM yang berkurang itu 4.000 perak. Dia mengambil terus sampai memberi tahu ke teman-temannya,” ungkapnya.

Hingga kini, polisi masih memeriksa 41 orang yang diamankan. Sejauh ini sudah ada 13 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Seperti diketahui, anggota Satpol PP Jakarta Barat berinisial MR diduga melakukan penarikan uang di ATM tanpa mengurangi saldo alias membobol ATM. Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin sudah angkat bicara tentang hal tersebut.

“Informasi yang saya dapatkan mereka mengambil uang di ATM Bersama. Bukan ATM Bank DKI. ATM Bersama yang mana dia mengambilnya pertama dia salah PIN. Yang kedua baru PIN-nya benar dan uangnya keluar namun saldonya tidak berkurang. Lalu dia ambil lagi,” ucap Arifin, Senin (18/11/2019).[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp36,9 Miliar ke Kementerian ATR/BPN

Published

on

Continue Reading

Hukum

 KPK Panggil Mantan Dirut PT Hutama Karya Terkait kasus Korupsi Pembangunan Jembatan di Riau

Published

on

Continue Reading

Headline

Usai Geledah Rumah Pengusaha di Kisaran , Hari Kedua KPK Geledah RSUD Aek Kanopan

Published

on

Continue Reading
Loading...