Connect with us

Ekonomi

PLUT-KUMKM Kepulauan Selayar Diresmikan

Published

on

Realitarakyat.com – Kabupaten Kepulauan Selayar kini memiliki gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM).

Peresmian gedung PLUT-KUMKM dilakukan oleh Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha, Kementerian Koperasi dan UKM Kadir Damanik, Jumat (29/11/2019) tepat pada peringatan Hari Jadi Kepulauan Selayar yang ke 414.

“PLUT-KUMKM yang kita resmikan hari ini harus benar-benar dimanfaatkan secara optimal dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat Kepulauan Selayar melalui pemberdayaan KUMKM,” kata Kadir Damanik, dalam sambutannya.

Kadir mengatakan keberadaan PLUT-KUMKM mendukung fokus program strategis pemberdayaan KUMKM yang tengah dilaksanakan Kementerian Koperasi dan UKM.

Ia mengemukakan Kepulauan Selayar yang terletak di segitiga terumbu karang dunia yang memiliki potensi di bidang perikanan, kelautan dan wisata bahari serta perkebunan terutama komoditas kelapa.

Di Kabupaten Kepulauan Selayar terhampar lahan perkebunan kelapa seluas 19.547 ha yang buahnya diolah menjadi kopra dengan produksi mencapai 25.000 ton tahun 2018. Selain itu ada juga produksi kemiri 2.730 ton dan jambu mete 2.090 ton.

Meski kelapa menrupakan produk unggulan, pengolahan dan pemasarannya masih sangat rendah. Harga kelapa hanya Rp500 per butir dan kopra hitam Rp3000 per kg.

“Arah pemberdayaan KUMKM di wilayah ini, bisa dimulai dari pengembangan bisnis model komoditas kelapa. Kita bisa meningkatkan value kelapa melalui berbagai diversifikasi produk olahannya. Langkah utamanya dilakukan melalui strategi kemitraan dalam mendukung pengembangan usaha,” kata Kadir.

Untuk meningkatan pengolahan dan pemasaran akan dilakukan kemitraan dengan CV Coconut Internasional Indonesia, Makssar dan Koperasi Petani Mitra Kelapa Pengandaran.

PLUT-KUMKM merupakan lembaga yang memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada KUMKM secara komprehensif melalui 7 (tujuh) layanan pendampingan, yaitu di bidang: kelembagaan, SDM, produksi, pembiayaan, pemasaran, teknologi informasi, dan pengembangan jaringan kerjasama.

Sampai dengan tahun 2018, telah dibangun sebanyak 60 PLUT-KUMKM di 27 provinsi dan 33 kab/kota. Pada tahun 2019, terdapat 11 kab/kota yang mendapatkan program PLUT-KUMKM, salah satunya adalah Kap. Kep. Selayar. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Menaker: UMP Tahun 2021 Sama Dengan 2020!

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

IKM HIMKI Klaim Industri Mebel dan Kerajinan Sudah Pulih

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran Virus Corona dan Produksi AS Melonjak

Published

on

Continue Reading
Loading...