Kementerian ESDM dan IEA Teken Kerja Sama Program Transisi Energi - Realita Rakyat
Connect with us

Ekonomi

Kementerian ESDM dan IEA Teken Kerja Sama Program Transisi Energi

Published

on

foto: ist/net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan International Energy Agency (IEA) menandatangani program kerja sama untuk periode 2020-2021 dalam bidang energi transisi (Energy Transitional Programme).

Kerja sama ini mencakup beberapa hal, yakni data energi dan statistik, kebijakan darurat energi, dan keamanan energi, sektor tenaga listrik dan energi terbarukan, bioenergi, efisiensi energi, energi dan teknologi bersih termasuk tinjauan kebijakan, dan peningkatan kapasitas.

Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Kepala Badan Litbang, Dadan Kusdiana mewakili Menteri ESDM dan Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, saat menghadiri IEA Energy Ministerial Meeting di Paris, Jumat (6/12/2019).

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengatakan, terkait sinergi terhadap data energi dan statistik, Kementerian ESDM dan IEA akan menguatkan kapasitas pada pengumpulan data dan pemrosesan data di bidang energi di Indonesia.

“Itu untuk memastikan Indonesia memiliki portofolio energi yang komprehensif dan akurat untuk analisis kebijakan dan pengembangan serta informasi jangka pendek untuk pasar dan pemantauan kebijakan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis yang dirilis Minggu (8/12/2019).

Kebijakan darurat energi dan keamanan energy, kata dia, menjadi prioritas bersama kedua pihak untuk pengambilan langkah efektif dalam memenuhi pasokan darurat minyak, gas, produk perminyakan, pasokan listrik darurat, melalui pengembangan sistem tanggap darurat.

Di subsektor tenaga listrik dan energi baru terbarukan, Kementerian ESDM dan IEA akan berkolaborasi dalam mengidentifikasi praktik terbaik untuk peraturan dan desain pasar guna meningkatkan investasi energi terbarukan serta sumber daya di Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan mendukung rencana Indonesia dalam mencapai target 23 persen listrik yang dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga air, surya dan sumber terbarukan lainnya pada tahun 2025.

IEA sendiri akan membantu proses pengembangan strategi bioenergi, khususnya biofuel nasional Indonesia dengan fokus pada campuran biofuel, green diesel/HVO, opsi teknologi dan tren pasar biofuel.
Ini mencakup pengorganisasian bersama di Indonesia selama tahun 2020, untuk menyatukan sektor biofuel, pembuat kebijakan dan ahli internasional di bidang bahan bakar transportasi rendah karbon. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Perusahaan Asal Tiongkok PT CDS Asia Ini Bakal Serap 35 Ribu Tenaga Kerja di Jateng

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Pengamat Ekonom : RUU Ciptaker Dinilai Bisa Jadi Obat Resesi

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

DBS: Ekonomi Indonesia Sudah Lewati Titik Terendah

Published

on

Continue Reading
Loading...