Debitur Penunggak Angsuran Bank NTT Dipanggil Kejaksaan Negeri TTS - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Debitur Penunggak Angsuran Bank NTT Dipanggil Kejaksaan Negeri TTS

Published

on

Kepala Seksi Datun Kejari TTS Alfredo Damanik. (Foto: realitarakyat.com/Simron Yerifrans S)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, memanggil lima debitur bank NTT yang menunggak pembayaran angsuran pinjaman pada Senin (9/12/2019). Pemanggilan tersebut sekaligus menindaklanjuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kejari TTS dengan Bank NTT Cabang SoE, terkait bidang perdata dan tata usaha negara (Datun).

“Ada lima  warga Soe yang dipanggil untuk diambil klarfikasinya dalam mediasi yang dilakukan Kejari TTS. Hal itu terkait tunggakan pelunasan angsuran  yang sudah berbulan-bulan,” kata Kepala Seksi Datun Kejari TTS Alfredo Damanik kepada realitarakyat.com.

Dia menyampaikan, pemanggilan itu hanya untuk mediasi saja. Sekaligus menanyakan, bagaimana bisa menunggak, apa kendalanya dan bagaimana solusinya (mengatasi tunggakan) seperti apa. Jadi, bukan pemeriksaan untuk proses hukum.

Meski demikian, Damanik  enggan menyebut siapa-siapa saja debitur yang dimaksud. Dia hanya menyebut domisili kelima debitur, yang semuanya berlatarbelakang wiraswasta tersebut. “Semua tinggal dalam Soe, satu di belakang SPBU Kilo 3, satu di belakang toko Mubatar, satu di Nonohonis dan lainnya saya lupa,” ujarnya.

Menurutnya, besaran angsuran yang ditunggak bervariasi. Namun total angsuran kelima debitur tersebut mencapai Rp 1 miliar lebih. “Ada yang Rp 200 juta, ada yang Rp 500 juta. Totalnya Rp 1 miliar lebih,” ungkapnya.

Adapun nama debitur yang diundang sesuai dengan yang diberikan bank NTT Cabang Soe. Lama waktu tunggakan dari kelima debitur, lanjutnya, sudah lebih dari tiga bulan. Bahkan ada yang sudah sejak pinjam sejak tahun 2018 lalu dan hanya mengangsur 10 kali.

Kelima debitur tersebut mengajukan pinjaman di bank NTT SoE sejak tahun 2018. “Jangka waktu pinjaman ada yang empat tahun, ada yang tiga tahun. Mulai pinjam tahun 2018 kemarin. Ada yang membayar hanya 10 bulan,” paparnya.

Dikatakan, dalam mediasi tersebut para debitur akan diminta membuat surat pernyataan pelunasan tunggakan. Jika isi pernyataan tidak dipenuhi, maka akan ditindaklanjuti dengan pengajuan gugatan oleh pihak Kejari TTS terhadap debitur tersebut.[sas]

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Ketahuan Hendak Mencuri, Yanto Bia Dihajar Massa

Published

on

Continue Reading

Daerah

Mantan Kacab Bank NTT Surabaya Titip Kerugian Negara Rp. 85 Juta

Published

on

Continue Reading

Daerah

Kejati NTT Kembali Layangkan Panggilan Kedua Untuk Jonas Salean

Published

on

Mantan Wali Kota Kupang, Jonas Salean
Continue Reading
Loading...