Connect with us

Daerah

Satpol PP Siap Copot Atribut Dukungan yang Dipasang di White Area

Published

on

Ilustrasi (Net)

Realitarakyat.com – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sukoharjo, dipastikan akan mencopot tribut dukungan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup), yang dipasang di kawasan larangan atau white area. Jelang pemilihan bupati, ribuan atribut berupa baliho hingga pamflet terpasang di pinggir ruas-ruas jalan Sukoharjo.

“Saat ini kami tengah memetakan atribut dukungan yang bertebaran di Sukoharjo. Pemetaan ini guna menertibkan atribut di kawasan terlarang, seperti jalan protokol, serta pepohonan,” ucap Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Satpol PP Sukoharjo Wardino.

Dia menegaskan, atribut dukungan yang tidak berizin di jalan protokol dan di pohon, akan ditertibkan. Pemasangan atribut sosialisasi calon-calon peserta pilkada terlihat di sejumlah wilayah.

“Diantaranya, Jalan Raya Nguter-Tanjunganom, Jalan Ngasem-Kleco, Tugu Kartasura, serta Jalan Solo-Jogja. Ini merupakan kawasan jalan protokol terlarang,” jelasnya.

Menurutnya, Satpol PP akan memberi peringatan kepada masing-masing tim sukses atau sukarelawan yang memasang atribut dukungan tersebut sebelum penindakan. Penertiban tidak hanya menyasar atribut dukungan cabup dan cawabup, namun juga reklame liar yang tidak berizin.

“Adapun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo belum bisa menindak, karena saat ini belum masuk tahapan kampanye Pilkada 2020. Atribut dukungan cabup dan cawabup tak hanya di jalan protokol, namun juga jalan-jalan di perkampungan, serta beberapa lokasi reklame,” ucapnya.

Oleh karena itu, timses atau relawan diminta menurunkan sendiri atribut yang terpasang. “Kalau tidak ada yang menurunkan, nanti kami yang akan menertibkannya,” tegasnya.[sas]

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Peduli Sesama, Kejati NTT Serahkan Bantuan Untuk Jupar

Published

on

Continue Reading

Daerah

Dua Terdakwa Kasus Bank NTT Cabang Surabaya Dituntut Berbeda

Published

on

Continue Reading

Daerah

Kuasa Hukum Jonas Salean Sebut Pengadilan Tipikor Sidangkan Kasus Yang Tidak Pasti

Published

on

Continue Reading
Loading...