Dugaan Penyimpangan ADD dan PTSL, Kejaksaan Karanganyar Siapkan 40 Saksi - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Dugaan Penyimpangan ADD dan PTSL, Kejaksaan Karanganyar Siapkan 40 Saksi

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Dalam menangani kasus dugaan penyimpangan alokasi dana desa (ADD) serta dugaan pungutan liar Pensertifikatan Tanah Sistematika Lengkap (PTSL) dengan terdakwa Kepala Desa Girimulyo, Suparno alias M. Tim jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Karanganyar, menyiapkan sebanyak 40 orang saksi

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Mujiarto, didampingi Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Bagus Kurnianto, mengatakan, para saksi ini, berkaitan langsung dengan penggunaan dana desa serta dugaan pungutan PTSL.

Di sisi lain, dalam persidangan, salah satu saksi yang akan dihadirkan adalah camat Ngargoyoso.

“Soal siapa saja, nanti saja saat persidangan. Saksi yang kita siapkan tentu saja yang berkaitan dengan kasus dugaan penyelewenagn dana ADD,” ujar Kasi Pidsus, Selasa (10/12/2019).

Dalam sidang perdana yang digelar di Pengadilan tindak pidan korupsi, Semarang, terdakwa dijerat dengan pasal 2 ayat 1 junto pasal 18 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), sebagaimana diubah UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor, subsider pasal 3 junto pasal 18 UU 31/1999 sebagaimana diubah UU 20/2001 dan pasal 12 huruf e UU yang sama.

Dalam surat dakwan yang dibacakan secara bergantian oleh JPU, Anon Prihantono dan Agung Purwa tersebut, terdakwa tidak melaksanakan kegiatan yang dananya sudah dicairkan.

Sebelumnya, dalam sidang perdana, dengan agenda pembacaan surat dakwaan dari tim JPU, terdakwa S alias M, didakwa dengan pasal berlapis, dalam kasus dugaan penyelewengan dana desa dan pungutan PTSL.

Kerugian negara yang timbul akibat perbuatan terdakwa sebesar Rp1,2 miliar. Dengan perincian, pungutan PTSL kerugian mencapai Rp 623 juta, sedangkan untuk kerugian negara dugaan penyelewengan dana desa sebesar Rp 389 juta.

Melaksanakan kegiatan secara fiktif yang berasal dari dana desa, serta dana aspirasi yang berasal dari anggota DPRD Karanganyar. Selain itu, terdakwa juga melakukan pungutan PTSL kepada masyarakat.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, akhirnya Suparno ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan oleh tim penyidik Kejari Karanganyar.

Sebagaimana diberitakan, Suparno yang merupakan kepala desa Girimulyo, dilaporkan warganya terkait dugaan penyelewengan dana desa dan dugaan pungutan liar PTSL. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Viral, video Anggota DPRD dan Pegawai Bank di Tuduh Mesum Dalam Mobil di Grebek Istri

Published

on

Continue Reading

Daerah

Dianggap Mampu, Mantan Kepala Bapeda Dilantik Jadi Sekda

Published

on

Continue Reading

Daerah

Kapolres Labuhanbatu Janji Dalam Waktu Dekat Akan Tetapkan Status Hukum Anggota DPRD Labusel Yang Siksa Pemuda Pakai cabut Kuku

Published

on

Continue Reading
Loading...