Connect with us

Daerah

Diduga Konsumsi Minuman Kadaluarsa, Satu Keluarga di TTS Keracunan

Published

on

Korban keracunan minuman kadaluarsa dirawat di puskesmas.(Foto: realitarakyat.com/Simron Yerifrans)

Realitarakyat.com – Kasus keracunan kembali terjadi di Desa Batnun, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Jika sebelumnya keracunan makanan, maka kali ini satu keluarga masing masing Stefanus Liu (61) bersama istrinya Martha Nubatonis (49) dan tiga orang Santi Lodo, Ivan Lodo, Marlen Lodo keracunan setelah minum jas jus.

Keluarga asal Desa Batnun tersebut minum jas jus pada Rabu (11/12/2019) siang. Saat ditemui di puskesmas, Stefanus menceritakan mereka sekeluarga minum jas jus karna udara sangat panas. Adapun jasjus dibeli dari kios tetangganya, Yuliana A Denis.

Usai minum jas jus  belum terasa apa-apa. Namun setelah dini hari, mereka merasa mual, kepala sakit dan mencret. “Kami habis minum tidak rasa apa-apa. Tapi menjelang siang, dia dan keluarganya mulai muntah, kepala rasa sakit dan mencret-mencret,” ujar Stefanus, Kamis (12/12/2019).

Atas kejadian itu, kerabatnya yang bernama Barnabas Nenohay lalu melaporkan ke Puskesmas pada Kamis pagi. Kemudian, Kepala Puskesmas Panite Armawati Ton langsung menjemput keluarga ini sekitar pada jam 1 siang dan  langsung melakukan tindakan medis.

Sementara Yuliana A Denis yang juga ada di puskesmas saat diwawancarai mengatakan dirinya membeli barang  di Pasar Taum dan tanpa melihat tanggal kadaluarsaya. Da membeli barang diatas oto dan juga toko/kios  yang kebanyakan penjualnya berasal  dari Kupang.

Menurutnya karena pasar hanya sekali seminggu, sehingga setelah  membeli barang langsung simpan untuk dijual. “Saya tidak berpikir terjadi seperti ini.saya kaget ketika polisi, tentara dan petugas POM datang, baru saya tahu,” tuturnya.

Dia mengaku, banyak makanan  ringan yang dibawa petugas. Meski mengaku ikhlas,  namun dia menyesal dengan kejadian tersebut.
Karenanya, dia mengaku tidak ada kesengajaan. Karena keluarga Stefanus adalah tetangganya yang setiap hari hidup bersama-sama.

Sementara itu Camat Amanuban Selatan Johanis Asbanu saat diwawancarai mengatakan, setelah mendapat  informasi dia bersama pihak kepolisian langsung melakukan razia. Saat itu ditemukan delapan karung barang kios berupa jas jus, Masako dan aneka  minuman. Razia akan dilanjutkan besok hari dan ditargetkan  sebelum Natal, semua kios harus bersih dari makanan kadaluarsa.[sas]

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Pulang dari DKI Jakarta, Bupati Nonaktif Lampung Tengah Positif COVID-19

Published

on

ist/net
Continue Reading

Daerah

Seorang Dokter Positif COVID-19 di Malang Meninggal Dunia

Published

on

ilustrasi ist/net
Continue Reading

Daerah

Pasca Demonstrasi, Polisi Nyatakan Situasi Jayapura Kondusif

Published

on

ist/net
Continue Reading
Loading...