Connect with us

Daerah

Di Hadapan Jemaat Tanjungbalai, Erwin S Siregar Sampaikan Makna Perayaan Natal

Published

on

Realitarakyat.com – Bakal Calon Walikota Tanjungbalai, Erwin Syahputra Siregar, menghadiri acara perayaan Natal di Gereja Pentakosta, tanjungbalai, Sumatera Utara, Sabtu (14/12/2019) malam.

Dalam acara tersebut, Erwin menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang berdasarkan Pancasila. Karena itu Indonesia menjamin adanya keragaman, pluralisme dan kebhinekaan.

“Di Indonesia, semua warga negara memiliki hak yang sama. Tidak ada satu orang pun boleh mendapat perlakukan diskrimnatif. Artinya harus memiliki hak yang sama. Termasuk dalam hal memililih dan dipilih,” katanya

Menurut Erwin, perbedaan bukan lagi masalah di NTT yang mayoritas katolik, Ketua DPRD-nya muslim. di Sula, yang 93 mayoritas muslim, kepala daerahnya non-muslim. Jadi semua sama kedudukannya,” tegas Erwin.

“Kita sadari bahwa bangsa kita terdiri berasal dari kemajemukan. Yakni suku, RAS, serta agama, dan itu bukanlah halangan bagi kita untuk beragama maupun beribadah, tetapi kemajemukan yang ada merupakan kekuatan bagi bangsa kita dan seni terindah dalam mencapai keadilan dan kemakmuran, khususnya di Kota Tanjungbalai,” kata Erwin menambahkan.

Dalam perayaan Natal ini, katanya, diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam mewujudkan kerukunan umat yang berbeda suku, ras, dan agama, supaya tercapai tujuan amanah Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 29 untuk menganut agama dan kepercayaan masing-masing serta beribadah.

Masih dalam sambutannya, Erwin, selaku Calon Walikota Tanjungbalai dan atas nama peribadi, dirinya menyambut baik perayaan Natal kali ini.

Perbedaan, katanya, merupakan nilai yang sangat penting bagi masa depan Indonesia, khususnya bagi Kota Tanjungbalai. “Dimana kita semua harus hormat-menghormati dan saling harga-menghargai kebebasan beragama, sehingga rasa nasionalisme kita semakin meningkat. Dengan demikian, kedamaian dan kesejahteraan terwujud dimana-mana,” katanya.

Dengan kedamaian yang ada di Kota Tanjungbalai, kata Erwin, kehidupan yang harmonis, rukun dan sejahtera maka pembangunan akan semakin meningkat.

“Jangan terlalu cepat percaya terhadap isu-isu yang beredar di kalangan masyarakat dan media sosial, sehingga nantinya persatuan persaudaraan antar umat, suku, RAS dan agama terpecah belah. Harapan ke depan agar hubungan yang erat antar umat beragama di Kota Tanjungbalai. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Ketua KPID Sumut Meninggal Dunia Akibat Positif Covid

Published

on

Continue Reading

Daerah

Bawa Anak-anak Ikut Kampanye Akan Dimasukkan Penjara

Published

on

Continue Reading

Daerah

Satpol PP yang Sempat Viral Akibat Arogar Terhadap warga, akhirnya Dikandangkan Walikota

Published

on

Continue Reading
Loading...