Connect with us

Daerah

Mentan Dorong Petani Indonesia Gunakan Alat Canggih

Published

on

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto: Ist)

Realitarakyat.com – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mendorong petani untuk menggunakan peralatan pertanian yang canggih. Usai mengunjungi Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) di Jalan Raya Patok Besi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Mentan mengatakan, dengan adanya alat pertanian modern, anak muda tak lagi enggan ingin masuk ke sektor pertanian.

“Teknologi 4.0 harus kita jalankan untuk anak-anak kita ke depan yang tidak mau bertani dengan cara berlumpur,” ujarnya di Subang, Jawa Barat. Syahrul mengatakan, penggunaan teknologi diharapkan mampu menambah kemampuan Kabupaten Subang untuk terus meningkatkan produksi di tahun-tahun mendatang.

“Dengan teknologi, saya berharap tidak mendengar adanya penurunan produksi di Kabupaten Subang. Pakailah alat 4.0 yang ada ini dan pakailah benih hebat ini. Supaya apa, supaya kita bisa ekspor. Oleh karena itu, kita harus serius mengurus pertanian ini,” katanya.

Pengelolaan padi yang dilakukan BBPadi sudah menggunakan mekanisasi dan teknologi berbasis Internet of Thing (loT), Cyber-physical System, dan Management Information System. Basis teknologi ini masuk pada mesin-mesin Drone, Robot Tanam, Traktor Perahu atau Boat tractor dan Traktor Roda Crawler Otomatis.

Selain itu, BBPadi juga telah menerapkan teknologi sheet pipe system untuk mengatur tata air sehingga berjalan efektif dalam mendukung peningkatan hasil gabah terutama pada musim kemarau. Adapun hasil produksi yang dihasilkan diantaranya beras merah impara 24, beras jelateng, beras padjadjaran agriran, beras inpari 33, 42 gsr dan 32 hbd.

Terakhir, mereka mampu mengabadikan padi unggul Inpara 30 Ciherang sub 1 yang sudah diterapkan di 30 persen kabupaten. Sementara Bupati Subang, Ruhimat berjanji akan mempertahankan kabupatennya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Karena itu, dia berharap para penyuluh, petani dan pihak lainya bersama-sama membangun gerakan pertanian modern untuk mendukung ketahanan pangan.[sas]

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Kejati NTB Periksa Dua Direktur Pelaksana Proyek Jagung 2017

Published

on

ist/net
Continue Reading

Daerah

Penetapan TSK Tanpa Alat Bukti, Jonas Salean Pra Peradilankan Kejati NTT

Published

on

Continue Reading

Daerah

Soal Permintaan Herman Heri, Kasi Penkum : Bisa Diterima, Bisa Juga Tidak

Published

on

Continue Reading
Loading...