DPR Minta Defisit APBN Tak Lebihi Angka Target yang Ditetapkan - Realita Rakyat
Connect with us

DPR

DPR Minta Defisit APBN Tak Lebihi Angka Target yang Ditetapkan

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Anggota Komisi XI DPR RI, Heri Gunawan mengingatkan, agar defisit APBN tidak sampai melebihi angka target yang telah ditetapkan. Apalagi mengingat kondisi dunia saat ini sedang mengalami perlambatan ekonomi yang juga berpotensi mengakibatkan terjadinya resesi.

Menurutnya, defisit APBN 2019 yang saat ini melebar hingga lebih dari 2,2 persen sehingga sangat dibutuhkan perhatian yang serius.

“(2,2 persen) angka yang melenceng cukup jauh dari target sekitar 1,8 persen. Tanpa pengelolaan yang baik, bukan mustahil defisit melebar mendekati 3 persen yang menjadi batas maksimal yang disyaratkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2013 tentang Keuangan Negara,” kata Heri dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/12/2019).

Politikus Partai Gerindra itu pun meminta pemerintah Indonesia untuk melakukan mitigasi menghadapi potensi kemungkinan terjadinya resesi ekonomi global tahun 2020.

Hal tersebut, lanjutnya, karena perlambatan ekonomi dunia dan melesetnya angka pertumbuhan ekonomi nasional 2019-III sebesar 5,02 persen jadi sinyal agar pemerintah berhati-hati mengelola strategi ekonomi. “Nyaris seluruh negara maju juga memangkas proyeksi pertumbuhan ekonominya masing-masing,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari Januari hingga November 2019 telah mencapai Rp368,9 triliun atau 2,29 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sri Mulyani menuturkan defisit tersebut lebih tinggi daripada bulan sebelumnya yaitu Rp289,1 triliun atau 1,8 persen terhadap PDB dan meningkat 31,9 persen (yoy) dari periode sama tahun lalu Rp279,7 triliun atau 1,89 persen terhadap PDB.

“Sampai akhir November defisit kita 2,29 persen atau Rp368,9 triliun,” katanya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Defisit sendiri dalam pagu APBN untuk tahun ini memiliki target sebesar Rp296 triliun atau 1,84 persen terhadap PDB sehingga defisit pada November tersebut telah melebihi ketentuan.

Di sisi lain, Sri Mulyani menuturkan total defisit itu pada akhir tahun berpotensi mengalami penurunan sebab hingga pertengahan Desember 2019 sudah lebih rendah dari 2,29 persen yaitu 2,21 persen.

“Per 13 Desember 2019 defisit APBN turun menjadi 2,21 persen karena adanya kenaikkan pertumbuhan penerimaan pendapatan dan optimalisasi belanja,” ujarnya.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Ini Komentar Rieke Diah Pitaloka Usai Dimutasi dari Baleg

Published

on

Continue Reading

DPR

Anggota Komisi V DPR RI Irwan Fecho Sebut Pemerintah Harus Benahi Kredit Rumah Pro Rakyat

Published

on

Continue Reading

DPR

Bahas RUU SKN, Fikri: Lex Sportiva Penting Jadi Konsideran

Published

on

Continue Reading
Loading...