Penyalahgunaan ADD, Kades Diadukan Warganya Ke Kejari TTS - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Penyalahgunaan ADD, Kades Diadukan Warganya Ke Kejari TTS

Published

on

Kepala Urusan Administrasi Desa Bena, Jemi Benu dan Ketua RT 01 / RW 01 Dusun 1 Desa Bena Salmun Dahaklori yang melaporkan kadesnya ke Kejari TTS, terkait dugaan penyalahgunaan ADD. (Foto: Ist)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kepala Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Charles Nabuasa dilaporkan ke Kejaksaan Negeri TTS oleh warganya. Pengaduan disebabkan karena warga merasa tidak puas terkait adanya indikasi pembiaran terhadap temuan penyalahgunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dari tahun 2006 hingga tahun 2010 senilai Rp 101 juta lebih.

Kades diadukan oleh Kepala Urusan Administrasi Desa Bena, Jemi Benu dan Ketua RT 01 / RW 01 Dusun 1 Desa Bena Salmun Dahaklori. Saat peristiwa dugaan penyalahgunaan ADD itu terjadi, Charles Nabuasa masih menjabat sebagai Sekretaris Desa.

Pengaduan tersebut disampaikan Jemi dan Salmun melalui surat pengaduan yang dititipkan kepada Satpam Kejari TTS. Pasalnya, terhitung tanggal 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 mendatang seluruh kantor pemerintah libur.

Kepada media  di Kantor Forwan, Jemi mengatakan sebagai warga Bena dirinya meminta kepada Kejari TTS untuk menindaklanjuti temuan Inspektorat Kabupaten TTS terkait pengelolaan ADD tahun 2006 hingga 2010 lalu. Pasalnya, temuan Inspektorat tersebut hingga saat ini tak kunjung ditindaklanjuti.

“Kami heran  sudah ada temuan, terus didiamkan saja hingga saat ini. Padahal, saat klarifikasi dengan inspektorat, kepala inspektorat sendiri sudah mengakui temuan tersebut. Tetapi kenapa tidak ada tindaklanjut,” ucapnya mempertanyakan.

 

Mengusut Kasus

Oleh sebab itu, dirinya minta pihak Kejari masuk dan mengusut kasus tersebut. Adapun pihak inspektorat menurut Jemi sudah meminta Charles Nabuasa untuk membuat surat pernyataan kesanggupan untuk mengembalikan uang temuan tersebut, terhitung mulai tahun 2011 hingga 2013.

Tetapi hingga saat ini, uang temuan tersebut tak kunjung dikembalikan Charles Nabuasa. “Total temuan ada Rp 101 juta lebih. Dengan rincian, mantan kades yang sudah almarhum, Lefinus Nabuasa Rp 4,4 juta sudah dikembalikan.

“Kemudian, mantan Sekdes yang saat ini menjabat Kades Bena, Charles Nabuasa Rp 48,4 juta dan mantan Bendahara Desa Dena, Danial Na’u senilai Rp 48,4 juta,” papar Jemi.

Menariknya, surat pengaduan terkait dugaan penyalahgunaan ADD Desa Bena tahun 2006 hingga tahun 2011 juga ditembuskan kepada Bupati TTS, ketua DPRD TTS, wakil Bupati TTS, inspektorat, BPMD Kabupaten TTS, Lakri Kabupaten TTS, Polres TTS dan Camat Amanuban Selatan.[sas]

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

KPK Geledah Rumah Pengusaha Berinisial A di Jalan SM Raja Kisaran

Published

on

Continue Reading

Daerah

Sekda Klaim Di Manggarai Timur, Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal

Published

on

Continue Reading

Daerah

Kejari Bogor Benarkan Menetapkan Seorang Tersangka Kasus Penyelewengan Dana BOS SD

Published

on

Continue Reading
Loading...