Connect with us

Daerah

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan, Tersangka Lakonkan 37 Adegan

Published

on

Ana Lulu Djami (baju pink) ketika digiring polisi saat melakukan rekonstruksi di TKP. (Foto: Ist)

Realitarakyat.com – Polres Kupang Kota menggelar kasus pembunuhan terhadap bocah berumur dua tahun. Dalam rekonstruksi itu, tersangka Ana Lulu Djami (ibu kandung korban) melakonkan sedikitnya 37 adegan yang menyebabkan bocah itu meninggal dunia.

“Dalam rekonstruksi, tersangka lakonkan sedikitnya 37 adegan dalam kasus pembunuhan bocah berumur dua tahun itu,” kata Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri M. Jaha kepada wartawan, kemarin.

Dijelaskan, proses rekonstruksi dimulai dari kos-kosan yang dihuni oleh tersangka, yang merupakan istri siri dari Suhendi. Rekonstruksi berlanjut hingga berakhir pada tempat kejadian perkara.

Menurut Hasri, ada beberapa motif yang membuat tersangka nekat menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri pada, Rabu (1/1/2020) lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka nekat menganiaya korban hingga tewas karena dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi, status tersangka yang tidak jelas dan korban ngompol di tempat tidur.

“Ada tiga motif yang membuat korban menghabisi nyawa anaknya. Yakni faktor ekonomi, statusnya sebagai istri yang belum jelas dan korban ngompol,” sebut Hasri. Tersangka kemudian membenturkan kepala korban pada dinding tembok kos sebanyak tiga kali, dimana satu kali pada bagian kanan dan dua kali pada bagian kiri kepala.

Dilanjutkannya, penganiayaan tidak saja berhenti disitu saja. Namun berlanjut pada esok harinya, dimana tersangka masih menampar wajah korban ketika korban ngompol pada tempat tidur.

Akibat benturan kepala korban pada tembok, korban jatuh sakit hingga panas tinggi dan sempat diberikan obat penurun panas oleh tersangka. Namun akhirnya nyawa korban tidak sempat tertolong lagi.

Terkait dengan hasil outopsi, tambah Hasri, hingga saat ini polisi belum juga mengantonginya. “Kami belum peroleh hasil outopsinya seperti apa oleh tim forensik dari Polda Bali. Jika sudah pasti diumumkan,” ucap Hasri.[sas]

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Kejati NTB Periksa Dua Direktur Pelaksana Proyek Jagung 2017

Published

on

ist/net
Continue Reading

Daerah

Penetapan TSK Tanpa Alat Bukti, Jonas Salean Pra Peradilankan Kejati NTT

Published

on

Continue Reading

Daerah

Soal Permintaan Herman Heri, Kasi Penkum : Bisa Diterima, Bisa Juga Tidak

Published

on

Continue Reading
Loading...