Anggota DPRD Minta Kasus RSP Boking Dilaporkan ke KPK - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Anggota DPRD Minta Kasus RSP Boking Dilaporkan ke KPK

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pospera Kabupaten TTS dan Araksi Kabupaten TTS menggelar audience bersama DPRD TTS yang berlangsung di ruang Banggar DPRD TTS Senin 13/Januari/ 2020

Dalam proses audience, Araksi dan Pospera Kabupaten TTS sempat menyentil penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Boking oleh Polres TTS yang hingga kini belum mengantongi nama tersangka.

Oleh sebab itu, kedua Ormas tersebut kompak mendorong Polres TTS untuk bekerja cepat guna menuntaskan kasus tersebut.

“RS Pratama Boking, belum dimanfaatkan sudah rusak parah. Bahkan sejak bulan Mei tahun 2019, kasus dugaan korupsinya sudah resmi ditangani penyidik Tipikor Polres TTS. Namun sayangnya hingga Januari belum ada satu pun tersangka dalam kasus ini,” ungkap ketua Pospera Kabupaten TTS, Yerem Fallo dan Ketua Araksi Kabupaten TTS, Alfred Baun.

Terkait penanganan kasus korupsi RS Pratama Boking anggota DPRD Kabupaten TTS, David Boimau angkat bicara. Dirinya menilai penanganan kasus tersebut oleh Polres TTS dirasa lambat.

Ia menyarankan kepada Pospera dan Araksi agar melaporkan kasus tersebut kepada KPK agar penanganannya bisa lebih cepat.

“Saya berpikir untuk penuntasan kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Boking diperlukan tekanan yang lebih besar. Tanpa mengurangi rasa hormat kepada penyidik Polres TTS, sebaiknya kasus ini ditangani KPK saja, biar penuntasannya lebih cepat. Jadi kalau teman-teman dari Araksi dan Pospera punya data, dan berkesempatan ke Jakarta sebaiknya lapor kasus ini ke KPK saja. Karena ada indikasi, total kerugian dalam kasus ini mencapai belasan miliaran,” pinta David.

Sementara itu Ketua komisi IV, Marten Tualaka mengatakan, dari pengamatannya saat ini Polres TTS tengah jadi sorotan publik, khususnya terkait penyelesaian proses hukum kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RS Pratama Boking yang menelan anggaran mencapai 17 miliar.

Karena itu diharapkan polisi dapat menuntaskan proses penyidikan kasus itu secara transparan dan profesional.

“RSP Boking sementara dalam Porses hukum. Masyarakat saat tengah menyoroti kinerja Polres TTS dalam penyelesaian kasus tersebut. Kita dengar hasil audit dari ahli sudah ada dan Kerusakannya cukup berat. Namun belum ada tersangka dalam kasus tersebut,”tambahnya.

Sebelumnya, bebearapa waktu lalu Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH.,MH mengatakan, proses hukum kasus dugaan Korupsi RS Pratama Boking sementara dalam rencana ekspos di BPKP setelah dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dari sejumlah unsur terkait pembangunan bangunan RSP Boking. Diakuinya, hingga saat ini penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. (sim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Polisi Bongkar Perjudian Model Baru Tembak ikan di Dumai, Empat Ditangkap

Published

on

Continue Reading

Daerah

PN Medan vonis tiga tahun penjara terhadap perobek Al Quran

Published

on

Continue Reading

Daerah

Wabup Jember Minta Jangan gunakan isu agama untuk politik jelang pilkada

Published

on

Continue Reading
Loading...