Kasus Kredit Fiktif Bank NTT, Jaksa Masih Tunggu Hasil PKN - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Kasus Kredit Fiktif Bank NTT, Jaksa Masih Tunggu Hasil PKN

Published

on

Kajari Kota Kupang, Max Oder Sombu
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kasus dugaan korupsi kredit fiktif pada Kantor Cabang Utama (KCU) Bank NTT senilai Rp. 5 miliar, tinggal menunggu waktu penetapan tersangka.

Pasalnya, tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang tinggal menunggu hasil Perhitungan Kerugian Negara (PKN) dari BPKP Perwakilan NTT.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Kupang, Max Oder Sombu kepada wartawan, Senin (13/01/2020) mengaku bahwa hingga saat ini hasil PKN dari BPKP Perwakilan NTT belum juga diserahkan.

Padahal, kata Max, permintaan pethitungan kerugian negara telah diajukan oleh tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang sejak Tahun 2019 lalu.

“Sampai sekarang dari tahun 2019 lalu, hasil perhitungan kerugian negara belum juga diserahkan oleh BPKP perwakilan NTT,” terang Max.

Menurut Max, seluruh permintaan dari BPKP Perwakilan NTT telah dipenuhi yang mana ada beberapa berkas ataupun dokumen yang telah diserahkan berdasarkan permintaan ahli.

Bukan saja itu, lanjut Max, ada beberapa.petunjuk atau permintaan lagi dari ahli untuk dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa oknum lagi dan itupun telah dilakukan namun sampai saat ini hasil PKN belum juga diserahkan.

Ditegaskan Max, apabila hasil perhitungan kerugian negara (PKN) dari BPKP Perwakilan NTT telah diperoleh, maka tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang segera menggelar ekspose untuk dilakukan penetapan tersangka.

“Jika hasil.perhitungannya sudah kami peroleh dari BPKP perwakilan NTT maka penyidik lakukan gelar perkara (ekspose) untuk teapkan tersangka,” tegas Max.

Max kembali menegaskan bahwa kasus tersebut kini berstatus penyidikan (Dik), setelah penyidik menemukan unsur perbuatan melawan hukum dalam kredit fiktif senilai Rp. 5 miliar pada KCU Bank NTT.

Kajari Kota Kupang berharap dalam waktu dekat BPKP Perwakilan NTT segera menyerahkan hasil.PKN guna penyidik menuntaskan kasus dugaan korupsi bernilai Rp. 5 miliar itu. (rey)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Kadis TPHP : Hasil Integrasi Sapi-Sawit Kurang Diminati Warga Kalteng

Published

on

Continue Reading

Bekasi

Walikota Bekasi Terapkan Adaptasi New Normal Hingga 2 Agustus

Published

on

Continue Reading

Daerah

Gubernur Jabar : Polisi Petakan Pihak Bertanggung Jawab Konser Rhoma Irama

Published

on

Continue Reading
Loading...