Connect with us

Daerah

Komisi A DPRD Paluta, Monitoring Dan Dialog Dana Desa

Published

on

Realitarakyat.com – Komisi A DPRD Padang Lawas Utara (Paluta), kunjungan kerja, monitoring dan dialog sejauh mana penggunaan Dana Desa (DD) dengan 14 kepala desa di Kantor Camat Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara, Jumat, (17/1/2020).

Anggota Komisi A DPRD yang berkunjung ke Kekecamatan Halongonan Timur (Haltim), Ketua Tim H. Sarluman Siregar (PDIP), Saparuddin Harahap (PDIP), Lahmudin Harahap (Golkar), Muhammad Amin (Golkar), Marsin Pane (PKB) dan Toguan Harahap (Gerindra).

Monitoring dan dialog Komisi A DPRD Paluta antara lain:

Sekdes Sihopuk Baru, J.Siregar dalam penyampainya, Dana Desa tahap 3 tahun 2018 tidak cair, (alasannya, belum melunasi pajak). Objek pajak tidak dapat ditagih, karena tumpang tindih dengan desa lain (minta pendataan ulang) berita acara sudah dibuat. Namun sampai kini belum ada perobahan dan tanggapan, ungkap Sekdes Sihopuk Baru.

Sekdes Batangpane III, Hapatuan Siregar 2018-3019. Tentang Dana Desa Penggunaan berjalan lancar. Namun pembangunan jembatan terkendala paktor cuaca dan berita acara sudah dibuat. Perkebunan Sungai Pinang yang objek pajak tumpang tindih dengan desa lain, tempat pemakaman umum yang jauh dari pemukiman, lebih kurang 4 km, dari itu meminta permohonan Ambulan, jelas Sekdes Batangpane III.

Selanjut, Kepala Desa Bolatan Paisal, Dana Desa pengunaan, Pembangunan jalan lapen yang tergolong jalan Kabupaten, apa diperbolehkan. Teransparan itu bagaimana, apakah uang yang kitata belanjakan itu, dikasih tau sama masyarakat, tanya Kepala Desa Bolatan.

Diatanggapi, Anggota Komisi A Muhammad Amin (Golkar) Kepdes Siopuk Baru, jawab dia, “Tupoksi DPRD, cari solusi terhadap Dana Desa 1 triliun dikucurkan dana desa, belum memberikan kemajuan yang siknifikan. Pembangunan jalan 2015, kebijakan-kebijakan belum begitu tepat sasaran. Dimana fungsi dana desa dikucurkan dengan Tujuan mempercepat Pembangunan.

Kemudian menanggapi Kepala Desa Bolatan, terkait teranparansi penggunaan dana desa ke masyarakat, pasang plank merek, itu sudah tepat. Tidak mungkin RAB kita serahkan ke masyarakat.

Ditambahkan Anggota Komisi A. DPRD Paluta, Saparuddin Harahap berharap kepada, Kepala Desa dan Sekdes, minta bergandengan tangan berantas Narkoba, karena daerah kita dikecamatan Halongonan Timur telah ditetapkan menjadi Darurat Narkoba, pungkasnya.

Seterusnya Ketua Tim komisi A DPRD Paluta yang berkunjung ke Kecamatan Haltim, Sarluman Siregar, berpesan tingkakan Pengelolaan BUMDES, Dimana bentuk bentuk BUMDES, dapat mendongkarak perekonomian masyarakat lebih maju. Di Haltim ini dari 14 Desa baru dua desa yang sudah memiliki BUMDES yaitu Sihopuk baru dan Gunung Manaon III. Untuk itu, mari kita gali potensi yang ada di Kecamatan Haltim ini, ajaknya.

Pantauan realitarakyat.com, monitoring dan dialog Komisi A DPRD Paluta, Tahun 2020 kali ini yang berakhir dengan sederhana dan sukses.(Haryan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Pemerintah Gunakan Telur HE untuk BPNT, Peternak Blitar Kelimpungan

Published

on

Continue Reading

Daerah

Hasil PKN Tanggungjawab Jaksa, Kajari Ende Diminta Belajar Soal Prodak Hukum

Published

on

Continue Reading

Daerah

Anggota DPRD Baubau Bantah Terlibat Pesta Miras

Published

on

Ilustrasi Pesta Miras
Continue Reading
Loading...