Connect with us

Daerah

Kasus Kredit Fiktif Bank NTT, 9 Orang Berpeluang TSK

Published

on

Christopel Malaka, S. H

Realitarakyat.com – Kasus dugaan korupsi kredit fiktif pada Kantor Cabang Utama (KCU) Bank NTT senilai Rp5 miliar, hampir mencapai titik akhir.

Pasalnya, tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang telah menerima menerima hasil perhitungan kerugian negara (PKN) dari BPKP Perwakilan NTT.

Kajari Kota Kupang, Max Oder Sombu melalui Kasi Intel Kejari Kota Kupang, Christopel Malaka kepada wartawan, Kamis (23/01/2020) menegaskan bahwa tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang telah menerima hasil PKN dari BPKP Perwakilan NTT.

Dijelaskan Malaka, berdasarkan hasil PKN dari BPKP Perwakilan NTT yang diterima pada 3 Januari 2020 dalam kasus dugaan korupsi tersebut negara mengalami kerugian hingga Rp4,2 miliar.

“Hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP perwakilan NTT dalam kasus kredit fiktif KCU Bank NTT negara rugi hingga Rp4,2 miliar,” jelas Malaka.

Menurut Malaka, setelah menerima hasil PKN dari BPKP perwakilan NTT, tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang segera menggelar ekspose dihadapan Kajari Kota Kupang untuk menentukan tersangka.

“Setelah terima hasil PKN dari BPKP perwakilan NTT, penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang segera menggelar ekspose untuk penetapan tersangka,” ucap Malaka.

Ditambahkan Malaka, tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang sesuai rencana bakal menggelar ekspose pada pekan depan.

Ditegaskan Malaka, sesuai hasil penyidikan kasus dugaan korupsi kredit fiktif pada KCU Bank NTT tim penyidik Tipidsus Kejari Kota Kupang telah mengantongi sedikitnya 9 orang bakal dijadikan tersangka.

Namun, lanjut Malaka, dari 9 orang tersebut bakal dilihat lagi peran dan tanggung jawab masing-masing oknum dalam kasus dugaan korupsi kredit fiktif pada KCU Bank NTT senilai Rp. 5 miliar.

“Dugaannya ada 9 orang bakal jadi tersangka tapi akan lihat lagi peran dan fungsinya dalam kasus itu,” sebut Malaka.

Malaka kembali menegaskan bahwa dari 9 orang tersebut sebagian tersangka dari pihak swasta dan pihak Bank NTT yang mana memiliki peran penting dalam pencairan uang tersebut. (rey)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Hasil PKN Tanggungjawab Jaksa, Kajari Ende Diminta Belajar Soal Prodak Hukum

Published

on

Continue Reading

Daerah

Anggota DPRD Baubau Bantah Terlibat Pesta Miras

Published

on

Ilustrasi Pesta Miras
Continue Reading

Daerah

Polisi Tangkap Ibu Rumah Tangga Pengedar Sabu-sabu di Sampit

Published

on

Continue Reading
Loading...