Nilai Islam Penting Dalam Demokrasi Parlemen - Realita Rakyat
Connect with us

Headline

Nilai Islam Penting Dalam Demokrasi Parlemen

Published

on

Dok MPR
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) menyampaikan pentingnya nilai Islam di dalam demokrasi parlemen. Ia mengajak agar rakyat bersemangat dalam memperjuangkan demokrasi melalui parlemen dan meningkatkan kualitas pembelaan terhadap kemanusiaan dan masyarakat tertindas seperti masyarakat Palestina, Rohingya, dan lain-lain.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam pertemuannya dengan Ketua Delegasi The Internasional Islamic Forum of Parliamentarians Dr. Abdul Majid Munasharah. Saat ini Forum Parlemen Muslimin se-Dunia sedang melakukan kunjungan selama 4 hari di Indonesia.

“Mereka menegaskan bahwa perjuangan melalui parlemen perlu kerjasama, penyebarluasan, dan penguatan. Sebab, melalui demokrasi dan parlemen banyak hal yang bisa dilakukan untuk kepentingan kemanusiaan. Dalam konteks Islam, ini membuktikan bahwa Islam itu memang rahmatan lil alamin, tidak anti demokrasi, dan membawa kebaikan. Tentu kita menyambut dengan baik ajakan itu,”kata Hidayat, dalam keterangan tertulis, Kamis (13/2/2020).

Kepada delegasi Forum Parlemen Muslimin, Hidayat juga menjelaskan MPR telah melakukan amandemen UUD untuk menghadirkan kemashlahatan. Misalnya, ketentuan tentang pendidikan nasional yang tidak hanya mengutamakan kecerdasan tetapi juga iman, takwa, dan akhlak mulia.

“Ini menegaskan parlemen bisa menghadirkan kemashlahatan bukan hanya bagi umat Islam tapi juga bagi bangsa.” lanjut Hidayat.

Hidayat juga menyampaikan, ada beberapa pengalaman partai Islam di Indonesia dalam berdemokrasi. Salah satunya adalah pengalaman dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Saya menyampaikan partai Islam, dalam hal ini PKS, bersama komponen partai politik yang lain bisa mengusulkan agar ada UU tentang kewirausahaan nasional. Ini menegaskan partai Islam juga memikirkan tentang ekonomi bangsa. Kita juga mengusulkan UU tentang perlindungan tokoh agama dan perlindungan simbol-simbol agama. Artinya, partai Islam tidak hanya berpikir tentang ulama, tapi juga tokoh agama dalam arti luas,” jelasnya.

Sementara itu, usai pertemuan, Ketua Forum Parlemen Muslimin se-Dunia, Dr. Abdul Madjid Munasharah menyebutkan dengan adanya forum ini, kita bisa saling bertukar pengalaman dan belajar mengenai undang-undang di negara masing-masing. Dia juga memuji kegiatan demokrasi di Indonesia.

“Demokrasi di Indonesia berkembang pesat. Kami banyak belajar dari demokrasi di Indonesia. Keberadaan kami beberapa hari ini menjadi bukti bahwa demokrasi di Indonesia memang luar biasa bagus. Saling menghormati meski ada perbedaan dan keragaman,” ujar Abdul.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Sungguh Biadab, Remaja di Dompu NTB Perkosa dan Bakar Hidup-Hidup Bocah 7 Tahun lalu Tidur

Published

on

TKP korban tewas dibakar hidup-hidup dalam rumahnya di Kabupaten Dompu, NTB
Continue Reading

Headline

Salah Satu Media Ternama Di Beijing Buat Kuis, Siapa Menang Jika AS dan China Perang?

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Ini Manfaat Kebijakan Hilirisasi, Smelter Nikel Sumbang Ekspor USD7 M

Published

on

Continue Reading
Loading...