Gugatan Praperadilan, MAKI: Harun Masiku Mustahil Mampu Suap 900 Juta ke Wahyu Setiawan - Realita Rakyat
Connect with us

Hukum

Gugatan Praperadilan, MAKI: Harun Masiku Mustahil Mampu Suap 900 Juta ke Wahyu Setiawan

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), kemarin (Kamis, 13/2/2020), menggugat praperadilan melawan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gugatan tersebut, terkait belum ditetapkannya tersangka baru dalam kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR periode 2019-2024 yang menyeret komisioner Kpmisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan dan calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan, Harun Masiku.

“Gugatan ini, didaftarkan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, dalam persidangan praperadilan Nomor 8 Tahun 2020 antara MAKI lawan KPK atas belum ditetapkannya tersangka baru perkara dugaaN suap Harun Masiku kepada Wahyu Setiawan,” ujar Koordinator Maki, Boyamin Saiman, dalam keterangan tertulisnya, kepada Realitarakyat.com, Kamis (13/2/2020).

MAKI dalam persidangan dipimpin Hakim Ratmoho telah menyerahkan bukti print dari poto “screenshot” komunikasi WA antara Harun Masiku dengan temannya bernama Budi, yang intinya Harun Masiku minta dibelikan tiket pesawat kepada Budi ( poto screenshot ada dibawah release ini ).

Atas bukti tersebut menunjukkan Harun Masiku adalah sosok biasa dari sisi keuangan dikarenakan untuk sekedar kebutuhan tiket pesawat meminta kepada temannya sehingga sangat muskil apabila Harun Masiku mampu menyediakan uang suap Rp. 900 juta kepada Wahyu Setiawan.

Dengan uang suap 900 juta bukan dari Harun Masiku maka uang tersebut diduga berasal dari pihak lain sebaimana pokok permohonan praperadilan dimana ada pihak lain yang membiayai uang suap kepentingan Harun Masiku.

Kami juga telah bertemu dengan orang yang bernama Budi teman Harun Masiku tersebut, dimana menjelaskan sehari hari pekerjaan Harun Masiku adalah lawyer namun jarang bersidang. Terakhir Harun Masiku menangani klien perusahaan milik orang asing namun Harun Masiku tidak bisa membantu kasus hukum perusahaan tersebut sehingga Harun Masiku tidak dibayar oleh perusahaan milik orang asing tersebut.

Atas kondisi tersebut, Harun Masiku tidak berduit selama 6 bulan terakhir sehingga sangat diragukan untuk punya uang dipakai menyuap Wahyu Setiawan.

Untuk itu KPK harus segera menetapkan tersangka baru orang yang diduga membiayai uang suap antara Harun Masiku dan Wahyu Setiawan. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Published

on

Continue Reading

Headline

Kasus Suap Harun Masiku, Mantan Anggota Bawaslu Agustiani Tio Dituntut 4, 5 Tahun Penjara

Published

on

Continue Reading

Headline

Kasus Suap Perkara di MA, KPK Periksa Polisi Kehutanan BKSDA Jawa Barat

Published

on

Continue Reading
Loading...