Kata Bawaslu, Ketidaknetralan ASN Dominasi Pelanggaran di Pilkada - Realita Rakyat
Connect with us

Politik

Kata Bawaslu, Ketidaknetralan ASN Dominasi Pelanggaran di Pilkada

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengatakan jika keberpihakan aparatur sipil negara (ASN) dan politik transaksional masih menjadi pelanggaran terbanyak dalam pelaksanaan Pilkada.

Menurut Anggota Bawaslu Muhammad Afifuddin, hasil ini berdasarkan riset dari lembaganya terkait kerawanan pelanggaran pemilihan kepala daerah.

“Isu strategis yang muncul di setiap IKP (indeks kerawanan pemilu) kami adalah pertama, yang paling banyak, keberpihakan aparatur pemerintah dalam mendukung dan memfasilitasi peserta pilkada,” kata Afifuddin saat memaparkan hasil riset Bawaslu berupa IKP Pilkada Serentak Tahun 2020 di Hotel Red Top Pecenongan Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Dalam rilis IKP tahun 2020, lanjut Afif, Bawaslu juga menemukan ketidaknetralan ASN menjadi indikator kerawanan Pilkada dalam konteks dimensi sosial politik. Bawaslu mencatat sebanyak 167 kabupaten dan kota, yang menyelenggarakan Pilkada secara serentak pada 23 September mendatang, tercatat rawan terhadap praktik keberpihakan ASN.

Dari segi dimensi sosial politik, Bawaslu menemukan faktor relasi kuasa atau otoritas di daerah menjadi hal yang paling rawan terjadi selama Pilkada 2020, selain juga faktor otoritas penyelenggara, penyelenggaraan negara dan keamanan.

Selain keberpihakan ASN dalam Pilkada 2020, Bawaslu juga mencatat 14 indikator lain yang rawan terjadi di daerah-daerah dengan pemilu kepala daerah; antara lain politik transaksional, manipulasi hasil suara, politik uang di masa tenang, pelanggaran prosedural oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah, hingga kekerasan fisik terhadap penyelenggara pilkada.

Politik transaksional, atau barter barang dan jasa antara politikus dengan konstituen, menjadi urutan kedua yang rawan terjadi di 136 daerah pada Pilkada 2020.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Politik

Inilah Alasan Politisi Gerindara Kenapa Ekspor Benih Lobster Dibuka

Published

on

Continue Reading

Headline

Hanura: Relevan atau Tidak Reshuffle Kabinet Seharusnya Bukan Dinilai Menteri

Published

on

Continue Reading

Politik

Tommy Soeharto Pecat Inisiator Munaslub Partai Berkarya

Published

on

Continue Reading
Loading...