Connect with us

Headline

Walau Dibantah, KPK Pastikan Dalami Dugaan Keterlibatan Aziz Syamsudin Dalam Kasus Korupsi DAK Lampung Tengah

Published

on

Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan menindaklanjuti setiap fakta yang terungkap dalam persidangan perkara suap terkait pengesahan dana alokasi khusus (DAK) perubahan 2017 untuk Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) yang menyeret mantan Bupati Lampung Tengah, Mustafa . KPK juga membuka kemungkinan atas dugaan keterlibatan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Hal ini ditegaskan, Plt Jubir KPK Ali Fikri, menurutnya saat pengesahan dana alokasi khusus (DAK) perubahan 2017, Azis yang merupakan politikus Golkar menjabat sebagai Ketua Banggar DPR RI.

Dalam perkara suap terkait pengesahan dana alokasi khusus (DAK) perubahan 2017 untuk Kabupaten Lampung Tengah, Mustafa telah divonis hukuman tiga tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Pada tanggal Januari 2019, Mustafa kembali ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka. Kali ini dia dijerat sebagai tersangka atas dugaan penerimaan hadiah atau janji di lingkungan Pemkab Lampung Tengah Tahun Anggaran 2018.

“Saat ini penyidikan perkara atasnama tersangka MUS (Mustafa) masih berjalan. Namun setiap fakta sidang yang sebelumnya terungkap dalam persidangan MUS dalam perkara sebelumnya akan dicermati dan dipelajari oleh tim,” ungkap Ali Fikri kepada awak media di gedung KPK, Rabu (11/3/2020).

Dugaan keterlibatan Azis Syamsuddin dalam kasus dugaan suap DAK Lampung Tengah , telah dilaporkan Komite Anti-korupsi Indonesia (KAKI). Laporan itu atas pengakuan Mustafa. Dimana Mustafa sebelumnya mengaku adanya permintaan fee DAK sebesar 8 persen Azis.

Dikatakan Ali, setiap laporan dari masyarakat diterima oleh Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK. Laporan itu ditelaah lebih jauh oleh tim penyidik KPK.

“Mengenai perkembangan setiap pengaduan masyarakat, KPK mempersilahkan pelapor untuk dapat menanyakan langsung ke bagian verifikasi pengaduan masyarakat atau call center 198,” ujar Ali.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin telah membantah menerima fee dari Mustafa. Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin membantah menerima fee dari mantan Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa. Fee tersebut berkaitan dengan pengesahan dana alokasi khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah tersebut dari APBN 2017.

Azis menyebut tudingan dirinya meminta fee dalam pengesahan DAK 2017 adalah tidak benar. “Tidak benar (tudingan meminta fee dalam pengesahan DAK 2017),” kata Aziz samsudin, Senin, (13/1/2020) yang lalu.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Terkait Program Vaksinasi COVID-19, Menkes Tak Percaya Data Kementeriannya

Published

on

Menkes Budi Gunadi Sadikin (ist/net)
Continue Reading

Headline

Joe Biden Tunjuk Wartawan Taiwan Jadi Pelaksana Tugas Badan Media Global AS

Published

on

Continue Reading

Headline

Komnas HAM Yakin Mahkamah Internasional Tak Akan Proses Kasus Penembakan Laskar FPI

Published

on

Continue Reading
Loading...