Kasus Proyek Jembatan Gantung Desa Sipaho Sampai Ke Pusat, BPK : Ini Akan Menjadi Perhatian Serius - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Kasus Proyek Jembatan Gantung Desa Sipaho Sampai Ke Pusat, BPK : Ini Akan Menjadi Perhatian Serius

Published

on

Proyek Jembatan gantung di Desa Sipoho , Paluta, Sumut Jadi Perhatian BPK

Realitarakyat.com – Aroma dugaan korupsi proyek nawa cita infrastruktur wilayah terpencil Pemmbangunan Rambin (jembatan gantung) di Desa Sipaho Lama Tongoa senilai Rp.
983.339.000 menyeruak tak keruan, membuat kasus ini sampai ke Pusat.

Hal itulah yang membuat salah satu perhatian serius dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumut.

Dimana Pembangunan Jembatan gantung di Desa Sipoho ini di Duga ada indikasi korupsi atas proyek tersebut. BPK Sumut juga telah mengeluarkan surat tertanggal 11 Maret 2020 dengan Nomor Surat :145/S/XVIII.MDN/03/2020.

Dalam Surat jawaban resmi BPK tersebut diserahkan langsung kepada DPW JPKP Sumut pada Kamis (11/03) kemarin, sebelumnya DPW Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Sumatera Utara (Sumut) bersama DPD JPKP Padang Lawas Utara ( Paluta) melaporkan ke BPK Sumut beberapa waktu
yang lalu.

Seperti yang disampaikan Ketua DPW JPKP Sumut Rudy Chairuriza Tanjung kepada media ini, pihaknya akan melengkapi laporan kembali dengan menyerahkan Foto dokumentasi bangunan jembatan yang dilengkapi alat ukur resmi SNI.

“Demi menghadirkan Nawacita, panca indera dan revolusi mental dari bapak Ir. H. Joko Widodo selaku Presiden Republik Indonesia di Kabupaten Paluta,kita akan dampingi terus” tegasnya , Jumat (12/3/2020).

Dari informasi yang dihimpun,BPK Sumut akan melakukan audit pemeriksaan atas proyek ini ,setelah pihak Pemkab Paluta menyerahkan semua laporan data keuangannya paling lambat akhir Maret tahun 2020
ini.

Ditempat terpisah Ketua DPD JPKP Paluta,Dewi Sartika Siregar mengatakan bahwa surat Laporan indikasi dugaan korupsi atas proyek tahun anggaran 2019 ini ,juga sudah dilayangkan kepada Bupati Paluta
melalui Inspektorat Daerah ,Kejari Paluta, dan Polres Tapanuli Selatan.

Hasil investigasi DPD JPKP Paluta, pembangunan jembatan gantung yang baru selesai beberapa bulan diduga tidak sesuai RAB, sehingga dinilai bisa merugikan negara. Dari penelusaran media dilapangan, Proyek dengan anggaran sebesar Rp.983.339.000 dilaksanakan oleh CV Sahabat.(Haryan H)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Perawat Positif Covid-19, Ambon Tutup 4 Puskesmas

Published

on

Continue Reading

Daerah

Muhammadiyah Klaten Mengaku Dicatut terkait Teror Diskusi UGM

Published

on

Continue Reading

Daerah

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Melongulane Sulut

Published

on

Continue Reading
Loading...