Connect with us

Metropolitan

Cegah VIrus Corona, Gereja Katedral Disemprot Disinfektan

Published

on

Realitarakyat.com- Gereja Katedral Jakarta pagi ini, Sabtu (13/3/2020) dilakukan penyemprotan disinfektan oleh petugas Kodim dari TNI AD. Hal itu disampaikan oleh Humas Gereja Katedral A Susyana Suwadie.

“Pagi ini, Sabtu (14/3/2020) komplek Gereja Katedral Keuskupan Agung Jakarta dilakukkan penyemprotan Disinfektan oleh petugas dari Kodim,” kata Susi dalam pesan whats app melalului WAG Forum Wartawan NTT, Dunia Jakarta.

Adapun, kegiatan tersebut difasilitasi oleh pihak Kodim. Kebenaran informasi tersebut dapat dilihat dalam foto-foto saat persiapan penyemprotan disinfekta, anti Virus oleh Kodim TNI Satuan Angkatan Darat (AD) di pelataran kompleks Gereja Katedral Jakarta.

Gereja Katedral dengan nama pelindung Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga yang beralamat di Jl. Katedral No.7B, Pasar baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710 yang berhadapan dengan Masjid Agung Istiqal Jakarta ini akan ditutup hingga Pukul 15.00 WIB dan dibuka kembali pada pukul 16.00 WIB untuk persiapan Misa pada Pukul 16.00 (Misa I) dan 18.00 WIB (Misa II).

Adapun kamsud dan tujuan penyemprotan disinfektan adalah untuk mencegah virus Corona atau Covid-19.

Sebelumnya, pada 3 Maret 2020, pihak Gereja Katedral Jakarta telah mengeluarkan Surat Himbauan terkait antisipasi Virus Corona (Covid-19).

“Meskipun kita perlu waspada terhadap penularan dan penyebaran Covid-19, namun kita tidak perlu panik mengambil langkah-langkah yang tidak perlu dilakukan,” tulis Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta, Rm. Adi Prasojo,Pr.

Adapun langkah-langkah yang dapat dilakukan berdasarkan situasi di Indonesia atau Uskup Agung Jakarta saat ini di antaranya :

Pertama, bahwa umat dapat tetap beribadah di gereja, namun bagi mereka yang sedang menderita sakit pernapasan atau batuk pilek, sakit tenggorokan disarankan untuk tinggal di rumah dan berobat ke dokter.

Kedua, diharapkan umat merawat kebersihan tangan masing-masing dengan membawa hand sanitizer sendiri.

Ketiga, Air Suci di pintu masuk gereja tetap disediakan. Umat dapat menggunakan ataupun tidak.

Keempat, penerimaan komuni dianjurkan sebaiknya menggunakan tangan saja.
Kelima, Ritus Salam Damai (Jabat tangan) dengan bersalaman masih dapat dilaksanakan dengan tetap memperhatikan kebersihan tangan masing-masing dapat dilakukan dengan cara lain misalnya mengguna menganggukkan kepala sambil mengatupkan kedua tangan di dada atau umat boleh tidak melakukan salah salam damai.

Keenam, pada Upacara penghormatan Salib dalam Ibadah Jumat Agung untuk tahun 2020 ini umat dipersilahkan membawa dan menggunakan salib nya masing-masing,”demikian isi surat himbauan untuk mengantisipasi penularan virus corona (Covid-19) di Indonesia. (DL).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kesehatan

Catatan Kamis, Pasien Sembuh COVID-19 di Jakarta Capai 120.287

Published

on

ilustrasi (ist/net)
Continue Reading

Headline

BMKG : Jakarta barat dan Jakarta Selatan Waspada Hujan Disertai Angin Kencang

Published

on

Continue Reading

Metropolitan

Besok, Polda Metro Kembali Lakukan Tracing Covid-19 di Petamburan

Published

on

Continue Reading
Loading...