Connect with us

Hukum

Hati – hati !! Dalam Waktu Dekat Jika Social Distancing Tak Efektif, Maka Akan Dilakukan Tindakan Keras

Published

on

Realitarakyat.com – Pemerintah Indonesia memastikan penerapan social distancing yang meminta masyarakat bekerja dan beraktivitas dari rumah selama 14 hari bukan satu-satunya kebijakan untuk mencegah penyebaran virus corona. Nanti akan ada kebijakan baru yang lebih keras jika social distancing dinilai tak efektif dilaksanakan masyarakat.

Direktur Manajemen Penanganan Bencana dan Kebakaran Kemendagri Safrizal mengatakan saat ini tren kasus positif virus corona di Indonesia sedang meningkat. Oleh karenanya, dia mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi imbauan social distancing.

“Tujuan daripada physical distancing ini adalah menekan angka atau statistik agar tidak naik terus dengan cara membatasi penyebaran melalui orang. Nanti akan dipantau lewat angka statistik apakah work from home dan school from home atau stay at home ini berjalan efektif. Kalau tidak maka perlu tindakan yang lebh keras lagi dalam rangka mendisiplinkan masyarakat,” katanya di Graha BNPB Jakarta, Rabu (25/3/2020).

Dia mengatakan pemerintah bakal kewalahan jika penyebaran virus ini semakin tidak terkendali akibat imbauan tersebut tak dipatuhi masyarakat. Menurutnya, tenaga medis dan fasilitas kesehatan di Indonesia tidak akan sanggup menangani jumlah pasien jika keadaan semakin memburuk.

“Rumah sakit sudah mulai penuh, kalau ditambah terus pasiennya nanti tidak tertangani, oleh karenanya saya mohon stay di rumah, work from home, dan school at home,” ujar Safrizal.

Dia mengimbau kembali kepada masyarakat agar menaati kebijakan tersebut. Menurutnya, jika tidak ada keperluaan yang sangat genting, sudah seharusnya tetap berada di rumah untuk mencegah penularan virus yang bisa datang dari siapa saja dan kapan saja.

“Oleh karenanya perlu kerja sama semua pihak untuk lebih disiplin, kalau tidak penting betul jangan keluar rumah, kita tak tahu akan terpapar atau tidak. Jadi, perlu kerja sama semua pihak baik masyarakat maupun dunia usaha, pemerintah dan lain-lain,” ucap Safrizal.(Ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Polda Metro Buru Pebalap Liar yang Viral di Media Sosial

Published

on

Continue Reading

Headline

Hari Ini di PN Jaksel Bacakan Permohonan Praperadilan Napoleon

Published

on

Continue Reading

Headline

Jaksa Perluas Wewenang Penyidikan, Pakar Hukum: Balik Lagi ke Zaman Kolonial Belanda

Published

on

Continue Reading
Loading...