Nekat Bahas RUU Omnibus Law, Presiden KSPS : DPR Terkesan Memaksakan Kehendak - Realita Rakyat
Connect with us

Politik

Nekat Bahas RUU Omnibus Law, Presiden KSPS : DPR Terkesan Memaksakan Kehendak

Published

on

Dari Kiri Said Iqbal, Ely dan Andi Gani Nena Wea. Foto: Domi Lewuk/RR

Realitarakyat.com – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea sangat menyesalkan sikap DPR.RI yang terkesan memaksakan kehendak untuk membahas RUU Omnibus Law Cipta Tenaga Kerja di tengah negara sedang fokus mengahdapi penanganan Virus Corona (Covid-19).

“Ini negara sedang menghadapi persoalan yang sangat berat yaitu menangani wabah virus corona. Namun, DPR terkesan memaksakan kehendak,” kata Andi Gani kepada awak media di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Menurutnya, semestinya DPR menunda bahkan menghentikan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja di tengah kondisi pandemi saat ini.

Andi Ganipun berharap, DPR bisa berempati terhadap situasi dan kondisi bangsa, bukan malah memperkeruh suasana. Padahal, MPBI juga sudah melakukan penundaan aksi-aksi besar penolakan terhadap Omnibus Law Cipta Kerja demi bergotong royong membantu pemerintah menghadapi serangan wabah Covid-19

Ia menegaskan, masih banyak pekerjaan rumah lain buat DPR yang belum terselesaikan, daripada harus mengurusi RUU penuh kontroversi tersebut.

“Kami minta agar DPR bersungguh-sungguh menunda pembahasan Omnibus Law Cipta Kerja ditengah situasi pandemi wabah Covid-19. Hal ini juga untuk menjaga transparansi atas keputusan publik yang akan diambil. Partisipasi publik yang diwajibkan dalam pembahasan RUU pasti tidak bisa maksimal karena situasi seperti saat ini,” tegas Presiden KSPSI ini saat mewakilan buruh lainnya.(vee)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Politik

Pandemi Corona, Megawati Lebaran Bersama Keluarga

Published

on

Continue Reading

Politik

AHY Sebut Idul Fitri Momentum Lawan Covid-19

Published

on

Continue Reading

Politik

Penyelenggara Pemilu Wajib Lindungi Data Pribadi Pemilih

Published

on

Continue Reading
Loading...