Akibat Pandemi Virus, Pabrik Bir Corona Langsung Tutup - Realita Rakyat
Connect with us

Ragam

Akibat Pandemi Virus, Pabrik Bir Corona Langsung Tutup

Published

on

Realitarakyat.com – Pembuat bir Corona dari Meksiko mengatakan bahwa mereka menghentikan produksi karena keadaan darurat kesehatan di negara itu terkait pandemi virus corona baru, COVID-19.

Grupo Modelo—yang mereknya juga termasuk Pacifico dan Modelo—mengatakan tindakan itu sejalan dengan perintah pemerintah Meksiko untuk menangguhkan semua kegiatan yang tidak penting hingga 30 April untuk menghambat penyebaran virus corona.

“Kami sedang dalam proses menurunkan produksi di pabrik kami seminimal mungkin,” kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Sabtu (4/4/2020). Perusahaan tersebut menambahkan bahwa mereka akan menyelesaikan produksi yang ditangguhkan pada hari-hari berikutnya.

Pemerintah Meksiko telah mengatakan bahwa hanya sektor-sektor utama seperti agribisnis dapat terus berfungsi selama pemberlakukan keadaan darurat kesehatan akibat pandemi COVID-19.

Grupo Modelo mengatakan, jika pemerintah setuju, perusahaan siap beroperasi dengan 75 persen stafnya bekerja dari jarak jauh untuk menjamin pasokan bir.

Produsen bir utama Meksiko, Heineken—yang membuat merek Tecate dan Dos Equis—juga dilaporkan akan menghentikan kegiatan produksinya pada hari Jumat, sebagaimana dilansir surat kabar Reforma. Namun, perusahaan itu tidak mengonfirmasi laporan tersebut.

Pada hari Rabu, negara bagian utara Nuevo Leon, tempat operasi Heineken di Meksiko, mengatakan akan menghentikan produksi dan distribusi bir, yang menyebabkan panic buying.

Sejak awal pandemi COVID-19, bir Corona telah menjadi bahan lelucon dan meme, di mana sebuah rumor online mengatakan penjualan bir tersebut turun 40 persen di Amerika Serikat.

Namun, pada akhir Februari, Constellation Brands, yang memiliki merek Corona, membantah desas-desus tersebut dan mengatakan penjualan tetap kuat di AS bahkan ketika virus telah menyebar secara internasional.

Meksiko sejauh ini telah melaporkan lebih dari 1.500 kasus infeksi COVID-19 dan 50 kematian yang dikonfirmasi.(Mah)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ragam

Tito karnavian : JIka Hanya Makan Bersama Saat Lebaran Bukan Pelanggaran PSBB

Published

on

Continue Reading

Ragam

Imam Brotoseno Gantikan Helmi Yahya Jadi Dirut TVRI

Published

on

Continue Reading

Ragam

#Indonesiaabnormal Jadi Trending Topic

Published

on

Continue Reading
Loading...