Walikota Paramuli Positif Corona Usai Pulang Melayat Warga Yang meninggal positif Corona - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Walikota Paramuli Positif Corona Usai Pulang Melayat Warga Yang meninggal positif Corona

Published

on

Realitarakyat.com – Satgas Penanggulangan COVID-19 Sumatera Selatan (Sumsel) angkat bicara tentang kabar di media sosial yang menyebut Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) karena melayat seseorang yang meninggal positif COVID-19.

Juru Bicara Satgas Penanggulangan COVID-19 Sumsel, Yusri menjelaskan bahwa untuk orang yang melayat seseorang yang meninggal karena positif terjangkit virus corona (COVID-19) tidak akan ada masalah dengan mayatnya. Karena mayat telah diurus dan dibungkus sesuai protokol kesehatan. (Baca juga: Pasien Positif COVID-19 di Prabumulih Belum Diberi Bantuan Makanan)

“Aman-aman saja, melayat tidak apa-apa kecuali mayatnya dibuka dan dicium-cium, itu baru masalah. Kan pemakamannya oleh petugas sesuai protokol,” ujarnya lewat sambungan telepon, Sabtu (4/4/2020).

Namun yang harus dipahami dan dipatuhi, lanjut Yusri, dalam melayat pasien yang meninggal jangan terlalu ramai dan sebaiknya menggunakan masker. “Kenapa? Karena bisa saja salah satu dari pelayat itu ada penyakit, jadi bukan dari mayatnya. Petugas yang memakamnya juga dengan alat pelindung diri atau APD,” kata Kasi Surveilance dan Imunisasi Sumsel ini.

Diketahui update per 3 April 2020, di Sumsel kasus positif corona telah mencapai 12 pasien dengan 2 di antaranya meninggal dunia. Kasus ke-12 merupakan seorang perempuan yang masih ada hubungan dengan almarhum kasus 01 asal Kota Palembang.

Di Sumsel, pasien positif corona berasal dari dua kabupaten dan dua kota, yakni Kota Palembang dan Prabumulih, selanjutnya Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) serta Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Namun untuk Prabumulih ditetapkan menjadi zona merah karena terdapat lima positif dan juga kasus kedua hingga ke lima transmisi atau penularan lokal dari kasus positif 02. Sementara daerah lain masih bertatus kuning, karena kasus positifnya penularan dari luar daerah.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Gubernur Jabar Prihatin Pembatalan Keberangkatan Haji Tahun Ini

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Daerah

Jelang New Normal, Sekda Kota Bandung Cek Kesiapan Pusat Perbelanjaan

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading

Daerah

Di Bogor Ada 23 Desa yang Berisiko Tinggi Penularan COVID-19, Ini Catatan BIG

Published

on

foto: ist/net
Continue Reading
Loading...