Polri Ajak Semua Pihak Bantu Kesulitan Ekonomi Warga Terdampak Covid-19 - Realita Rakyat
Connect with us

TNI -POLRI

Polri Ajak Semua Pihak Bantu Kesulitan Ekonomi Warga Terdampak Covid-19

Published

on

foto: ist/net

Realitarakyat.com – Polri mengajak semua pihak, termasuk jajarannya, untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi sebagai dampak penyebaran virus corona (covid-19).

Ajakan tersebut, disampaikan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, Agus Andrianto, melalui keterangan tertulisnya, Minggu (5/4/2020).

Dia mengatakan hal itu, terkait diberlakukannya opsi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka memutus penyebaran penularan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Dia mengatakan, ada beberapa jenis pekerjaan yang terdampak cukup parah pada masa pandemi Covid-19 ini sehingga menyebabkan sebagian masyarakat kehilangan penghasilan sehari-hari.

“Secara ekonomi, ada saudara-saudara kita yang merasakan dampak langsung kehilangan pendapatan seperti buruh, tenaga harian lepas, tukang ojek, dan sopir,” katanya.

Imbauan ini, kata Agus, sudah disampaikan oleh Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis melalui Surat Telegram Nomor: ST/1083/IV/KEP./2020 tertanggal 3 April 2020, yang salah satu poinnya menginstruksikan agar anggota Polri dan PNS di Polri membantu meringankan beban masyarakat yang sedang kesulitan ekonomi di sekitar tempat tinggal mereka.

“Pak Kapolri juga sudah mengimbau agar seluruh jajaran Polri dan masyarakat yang tidak terdampak secara ekonomi untuk bahu-membahu membantu masyarakat yang terdampak ekonominya,” kata Agus yang juga Kepala Operasi Terpusat Kontinjensi Aman Nusa II 2020.

Dalam PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Keppres Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat menjelaskan bahwa ketika suatu daerah menerapkan PSBB, Pemerintah menyiapkan social safety net (jaring pengaman sosial) dengan mendata seluruh masyarakat yang terdampak secara ekonomi untuk mendapat bantuan.

Namun, menurut dia, langkah ini tentu membutuhkan proses yang panjang. PP Nomor 21 Tahun 2020 dan Keppres Nomor 11 Tahun 2020, lanjut dia, untuk menjaga keselarasan penanganan, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah guna pencegahan dan penanggulangan wabah Covid-19 lebih efektif.

“Penetapan PSBB ini juga tidak bisa sembarangan, ada mekanismenya dari ajuan pemerintah daerah, rekomendasi BNPB sampai ditetapkan statusnya oleh Menteri Kesehatan,” katanya.

Ia mengatakan bahwa terbitnya PP dan keppres bertujuan agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan baik agar penanganan pandemi Covid-19 dapat berjalan dengan efektif.

Mantan Kapolda Sumut ini pun berpesan kepada masyarakat untuk mematuhi imbauan pemerintah dan menjaga kesehatan serta berdoa.

“Saya imbau masyarakat agar mematuhi imbauan dan disiplin karena ini dapat memutus rantai penyebaran Covid-19, tetap jaga kesehatan dan kebersihan, konsumsi vitamin, berolahraga serta tetap semangat,” katanya.

Ia lantas melanjutkan, “Tidak lupa kita senantiasa berdoa meminta tolong kepada Allah Swt. agar pandemi ini segera berakhir. Tetap waspada dan jangan panik karena kepanikan adalah separuh penyakit.”

Menurut dia, ketenangan adalah separuh obat dan kesabaran adalah awal kesembuhan, penguatan imunitas tubuh akan muncul sejalan dengan semangat yang senantiasa menggelora dan melanjutkan hidup. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TNI -POLRI

Aksi Anggota TNI AL Jadi Sopir Ambulans Covid-19 Dadakan saat Jemput Warga untuk Tes Swab

Published

on

Continue Reading

TNI -POLRI

Dua Jendral Dari mabes Diterjunkan Ke Episentrum Jatim Untuk Bantu Tangani Covid 19

Published

on

Continue Reading

TNI -POLRI

Kabaharkam : Konsep Kampung Tangguh di Kabupaten Malang Layak Diadopsi

Published

on

Continue Reading
Loading...