Wabah Covid-19: Jumlah Pasien Sembuh di Jawa Timur Terus Bertambah, Ini Penjelasan Khofifah - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Wabah Covid-19: Jumlah Pasien Sembuh di Jawa Timur Terus Bertambah, Ini Penjelasan Khofifah

Published

on

foto: ist/net

Realitarakyat.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan, hingga Minggu (5/4/2020) malam, jumlah pasien yang terkonversi negatif atau sembuh dari Covid-19 di Jawa Timur, terus bertambah.

“Sebelumnya pasien sembuh 30 orang, saat ini menjadi 38 orang. Kita bersyukur jumlah pasien sembuh terus bertambah. Dari Kota Surabaya 4 orang dan dari Kabupaten Malang 4 orang,” ujar Khofifah, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (5/4/20200) malam.

“Karena itu kami sangat mengapresiasi kinerja tim medis,” ujarnya menambahkan.

Menurut Khofifah, Jumlah itu lebih tinggi dibanding pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 yang mencapai 14 orang.

Khofifah juga menjelaskan, ada tambahan pasien Covid-19 di Jawa Timur pada Minggu malam sebanyak 35 orang, sehingga jumlah keseluruhannya menjadi 187 orang, dari sebelumnya 152 orang.

Terkait kasus baru pasien positif Covid-19, kata dia, didapati di Ponorogo 3 kasus, Lamongan 3 kasus, Sidoarjo 4 kasus, Kabupaten Kediri 3 kasus, Jombang 1 kasus, Gresik 1 kasus, Bondowoso 1 kasus, Kabupaten Malang 3 kasus, Nganjuk 1 kasus, Situbondo 2 kasus, Tulungagung 5 kasus, Surabaya 7 kasus, dan Pamekasan 1 kasus.

Sementara, pasien dalam pengawasan (PDP), bertambah menjadi 926 orang dari 780 orang di hari sebelumnya.

Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah menjadi 10.636 dari hari sebelumnya sebanyak 10.116 orang.

Khofifah mengimbau agar Dinas Kesehatan kabupaten/kota maupun 75 rumah sakit rujukan Covid-19 di Jawa Timur segera menggunakan alat rapid test yang sudah dibagi sebanyak 16.600 unit.

“Sebab sampai hari ini baru 6.263 alat rapid test yang sudah digunakan. Artinya masih ada sekitar 10.337 alat rapid test yang belum digunakan,” ujar Khofifah.

Menurutnya, dengan semakin cepat alat rapid test digunakan masyarakat yang berisiko tinggi, maka tim tracing bisa cepat melakukan pemetaan dan penanganan. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Polisi Berhasil Meringkus Pembobol Mesin ATM

Published

on

Continue Reading

Daerah

Kisruh Mobil Corona, Demokrat Minta Khofifah dan Risma Berdamai

Published

on

Continue Reading

Daerah

4 Orang Positif Covid-19, Pasar Cisalak Depok Ditutup Sementara

Published

on

Continue Reading
Loading...