Waketum Gerindra Arief Puyono Minta Luhut Dan Said Didu Berdamai - Realita Rakyat
Connect with us

Politik

Waketum Gerindra Arief Puyono Minta Luhut Dan Said Didu Berdamai

Published

on

Realitarakyat.com – Penanganan virus corona jenis baru atau COVID-19 butuh persatuan dari semua eleman bangsa. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono pun meminta Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dan Mantan Sekertaris Kementerian BUMN Said Didu untuk segera berdamai.

Menurut Arief, di masa-masa yang sulit seperti sekarang ini, baik itu politisi, elit, mantan pejabat negara dan pemerintah harus pada akur dan tidak boleh saling serang, serta saling caci maki. Sebab bagaimanapun juga menurut dia, pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Indonesia pada umumnya belum pernah menghadapi wabah yang penyebarannya cepat dan mematikan seperti sekarang ini.

“Mohon para elit politik, tokoh berpengaruh, aktivis mantan pejabat jangan terus mencela pemerintah Joko Widodo. Apalagi membuat ujaran kebencian dan sinisme model Said Didu terhadap Luhut Binsar Panjaitan,” katanya, Minggu (5/4/2020).

Sebab jika semua pihak saling menyalahkan antara satu dengan yang lainnya, maka menurut dia, bukannya menghilangkan COVID-19, perpecahan negara ini justru akan tercipta.

Maka dari itu, Arief pun meminta Luhut dan Said Didu untuk memberikan contoh kepada masyarakat dengan berdamai dan mengakhiri perseteruan mereka.

“Sudah kalian berdamai dan saling memaafkan saja. Sebab kalian berduakan sama tujuannya yaitu membangun bangsa dan menghindarkan bangsa ini hancur akibat COVID-19,” pungkasnya.

Perlu diketahui, perseteruan keduanya bermula dari Said Didu yang mengunggah video di akun YouTube miliknya. Video berisi wawancara Said Didu bersama seorang jurnalis senior itu berjudul ‘MSD: LUHUT HANYA PIKIRKAN UANG, UANG, DAN UANG’.

Di dalamnya, Said Didu menilai pemerintah lebih mementingkan peninggalan monumental seperti pemindahan ibu kota negara (IKN) ketimbang penanggulangan COVID-19.

Tak terima dengan video tersebut, pihak Luhut pun bereaksi keras. Dalam keterangan persnya Jumat lalu, Juru Bicara (Jubir) Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi mendesak Said Didu untuk segera minta maaf dalam kurun waktu 2×24 jam. Jika Said Didu tak mengindahkan ultimatum itu, maka dipastikannya persoalan itu akan dibawa ke jalur hukum.(Ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Politik

Mahfud Sidik : Partai Gelora Siap Berkompetisi Dengan Semua Partai Politik

Published

on

Continue Reading

Headline

Mahfudz Sidik Amini Pernyataan Pengamat, Partai Gelora Bakal Pengaruhi Suara PKS

Published

on

Continue Reading

Politik

DPT Bocor, Sejumlah Kalangan Minta Komisioner Dirombak Total

Published

on

Continue Reading
Loading...