Pangdam Jaya Harap Laboratorium COVID-19 Persingkat Waktu Hasil Pemeriksaan - Realita Rakyat
Connect with us

TNI -POLRI

Pangdam Jaya Harap Laboratorium COVID-19 Persingkat Waktu Hasil Pemeriksaan

Published

on

foto: ist/net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Panglima Kodam Jaya, Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono, mengharapkan laboratorium (lab) untuk pemeriksaan virus corona (COVID-19) dapat memangkas waktu hasil pemeriksaan.

“Ada satu masalah untuk pengetesan dari swab sampai hasil, hari ini di-swab, hasilnya baru diketahui lima hari kemudian. Jadi diharapkan, adanya lab pemeriksaan COVID-19 di Rumah Sakit Pertamina Jaya, waktunya berkurang,” ujar Eko, saat mendampingi Menteri BUMN Erick Thohir, di RS Pertamina Jaya, Jakarta, Senin (6/4/2020).

Menurut dia, dengan hasil pemeriksaan yang lebih cepat maka pasien positif COVID-19 dapat ditangani segera, hal itu dibutuhkan sinergi.

“Jakarta menjadi episentrum, 50 persen yang kena virus ini ada di Jakarta, untuk cegah penyebaran penanganannya harus sinergi,” ucapnya.

Eko yang juga pimpinan RS Darurat COVID-19 di Wisma Atlet menambahkan RS Pertamina Jaya yang menjadi rujukan pasien COVID-19 diharapkan juga dapat menekan COVID-19 di dalam negeri.

“Kita harap RS ini jadi rujukan, karena RSPI dan RS Persahabatan sudah penuh, Wisma Atlet kan hanya untuk pasien yang ringan. Mudah-mudahan penyebaran corona bisa tertekan di Jakarta,” ucapnya.

Dalam kesempatan sama, Menteri Erick mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan 10 laboratorium untuk pemeriksaan COVID-19. Setiap lab ditargetkan dapat melakukan pemeriksaan sebanyak 1.000 tes per hari.

“Mesin lab ini dari Swiss. Salah satu yang terinstal diharapkan di rumah sakit ini (RSPJ). Kalau nanti ini benar-benar berjalan akan kita distribusikan juga ke daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan daerah lainnya,” ucapnya.

Erick menambahkan sebanyak 35 rumah sakit BUMN sudah siap menangani pasien COVID-19.

“BUMN mempunyai 65 rumah sakit, dimana 35 rumah sakit diantaranya sekarang sudah buat COVID-19,” ujarnya.

Ia mengemukakan secara total rumah sakit BUMN memiliki sekitar 7.000 tempat tidur, sebanyak 2.411 tempat tidur diperuntukkan untuk menangani pasien COVID-19. (ant/ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

TNI -POLRI

Densus 88 Tembak Terduga Teroris JAD di Sukoharjo, Kapolres Tidak dapat kabar

Published

on

Continue Reading

TNI -POLRI

Kepala BNPT: Cegah Penyebaran Radikalisme di Perusahaan Swasta

Published

on

Continue Reading

TNI -POLRI

Terkait Penyiksaan Tahanan, Polri Bantah Pengawasan Longgar

Published

on

Continue Reading
Loading...